oleh

KONI Pusat Cek Kesiapan Papua Tuan Rumah PON XX

Kawattimur,  KONI Pusat mengunjungi Papua guna melihat sejauh mana kesiapan Provinsi paling timur Indonesia itu sebagai tuan rumah PON XX tahu 2020 mendatang. Rombongan KONI pusat bersama pengurus pusat cabang olah raga yang akan diperlombakan di PON Papua,  melakukan pengecekan ke arena olahraga yang telah disiapkan maupun yang masih dalam proses pembangunan, Rabu dan Kamis 21-22 Maret.

Wakil Ketua Umum KONI Pusat Suwarno mengatakan, kedatangan mereka untuk mengecek sejauh mana persiapan yang sudah dilakukan Papua untuk menjadi tuan rumah PON XX. “Ini pengecekan langsung ke setiap arena pertandingan yang sudah di bangun maupun, maupun yang masih dalam proses pembangunan,’’ujar Suwarno kepada wartawan di Jayapura.

Selain itu, lanjut Suwarno, pihaknya juga mengecek sarana dan prasana pendukung PON seperti akomodasi maupun transportasi. “Semua fasilitas pendukung PON juga kami cek langsung, untuk melihat sejauh mana progresnya,’’kata Suwarno.

Dalam kunjungan ke Papua, sambung Suwarno, KONI pusat juga berkoordinasi dengan KONI Papua serta Pengurus Besar PON Papua, untuk memutuskan jumlah cabang olahraga yang akan diperlombakan pada PON di Papua. “Memang sudah ditetapkan 38 Cabor yang akan diperlombakan di PON Papua, namun ada penambahan Cabor, tentu hasil ini akan kami bawa ke Rapat Anggota Tahunan April mendatang yang akan dihadiri seluruh KONI provinsi, untuk memutuskan apakah penambahan ini diakomodir atau tidak, dan keputusan itu nantinya final, tidak akan berubah ;agi hingga PON diselenggarakan,’’tukasnya.

Sekretaris Umum Pengurus Besar PON Papua YusupYambe Yabdi mengatakan, pembangunan arena olahraga serta penyediaan sarana prasarana pendukungnya hingga saat ini terus berjalan. “Ada lima wilayah yang akana dijadikan sebagai lokasi berlangsungnya PON di Papua, dan pembangunan venue dilokasi tersebut  tersebut terus berjalan,’’ujarnya.

Pembangunan Stadion Utama Kampung Harapan Sentani berkapasitas 60000 ribu penonton, dan nantinya sebagai tempat pembukaan serta penutupan PON juga terus berjalan. “Targetnya akhir tahun 2019 semua venue dan sarana prasarana sudah mencapai 90 persen, sehingga memasuki tahun 2020 tinggal penyelesaiann serta persiapan pelaksanaan,’’kata Yusup Yambe.

 Yusup Yambe meminta seluruh warga Papua mendukung pelaksanaan PON, karena ini merupakan momen bersejarah, diman, untuk pertama kali Papua menjadi tuan rumah perheletan olahraga 4 tahunan Indonesia. ‘’PON di Papua juga bukti serta penegasan, bahwa Indonesia itu dari Sabang sampai Papua,’’tegasnya.(bram)

banner
Bagikan :

News Feed