oleh

Walikota Lantik Ratusan Pejabat Esselon II Dan III

Kawattimur, Walikota Jayapura Benhur Tomi Mano melantik ratusan pejabat Esselon I dan II dilingkungan Pemerintahan Kotamadya Jayapura. Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah berlangsung di GOr Waringin, Sekasa 3 April.

Tiga ratus satu pejabat Esselon I dan II yang dilantik terdiri dari Adiministrator 210 ,Fungsional 5 dan Pengawas 89.

Salah satu pejabat Esselon yang dilantik Kepala Bagian Dinas Kepemudaan Dan olah Raga (Dispora) Kota Jayapura yang dipercaya diemban Rocky Bebena, yang sebelumnya menjabat Kabag Humas dan Protokoler.

Dalam sambutanya Walikota Jayapura Benhur Tomi Mano mengatakan, 301 ASN yang telah menjalani mutasi kepemimpinan, kiranya dapat menunjukan kinerja yang lebih baik lagi. Karena mengemban jabatan merupakan suatu kepercayaan yang harus dilkaanakan dengan baik.

“Hari ini kita lakukan roling jabatan, itu hal yang biasa, jangan jadikan momok, karena di sini ada yang punya prestasi baik maka dia naik jabatan dengan di promosikan dan tiap 3 bulan akan kita evakuasi kinerjanya. Seain itu, jangan permalukan saya dengan kepercayaan yang sudah diberikan, tapi kuranya dapat menunjukan kinerja yang baik,”kata Walikota.

Walikota berharap agar ASN jangan sombong ketika memangku sebuah jabatan, tetapi harus menunjukan kinerja yang terbaik.

“Kepada seluruh keluarga ASN yang di lantik, mohon terus memberikan dukunga dalam bekerja, agar mereka dapat bekerja dengan baik,serta menynjukan loyalitas, dedikasi dan integritas sebagai ASN yang profesional,”harapnya.

Walikota juga meminta kepada segenap ASN mendukung semua program Pemkot dalam lima tahun ke depan.

“Mari bantu saya dan pak wakil sehingga visi misi kami dapat terwujud demi kemandirian masyarakat di pemkot,”ucapnya Walikota.

Walikota mengakui banyak program yang belum terlaksana, untuk itu banruan serta dukungan dari ke 301 orang ASN ini sangat di butuhkan dalam malayani masyarakat.

 

Di akhir sambutanya, Walikota berpesan kepada semua Esalon II dalam memilih konsultan kiranya tidak mengambil dari luar.

“Kepada Kadis PU,Kesehatan dan Kadis pendidikan jangan sekali-kali memakai konsultan dari luar . . . Jangan nanti ada konsultan yang alamatnya di Makassar dan ketika di cek tidak ada alamatnya, sebaiknya pakailah konsultan yang ada di Papua kalau boleh bisa Orang Asli Papua yang berkualitas,”tandas Walikota. (Res)

banner
Bagikan :

News Feed