oleh

LAPAN Rekam Wilayah Papua

banner

Jayapura, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menyatakan telah merekam 90 persen wilayah Papua dengan penginderaan citra satelit yang kemudian hasilnya bisa dimanfaatkan oleh siapapun, terutama pemerintah.

“Kawasan Papua sudah 90 persen yang terekam citra satelit, itu kami lakukan dari 2013 sampai 2017. Sebanarnya jangkauan pencitraan sudah sampai 100 persen tetapi banyak daerah yang tertutup awan sehingga kami agak susah mendapat citra satelit yang bebas awan,” kata Kepala Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh Lapan Muhammad Rohis Komarudin, di Jayapura, Rabu 1 Agustus.

Lanjutnya, citra satelit yang dihasilkan Lapan memiliki kualitas gambar yang sangat baik karena dapat menjangkau hingga jarak 50 cm dari daratan.

Lebih khusus khusus di Papua, Lapan menemui hambatan berupa kondisi cuaca sehingga hingga kini wilayah tersebut belum dapat terekam hingga 100 persen.

“Ada kendala, dimana, Papua ini kaya awan, berbeda dengan daerah lain. Kami sebut awan abadi, setiap satelit lewat selalu ada awan jadi kita tidak bisa mendapat gambar yang bersih, biasanya di wilayah pegunungan tengah,”tandasnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, citra satelit tersebut bisa digunakan untuk perencanaan (pembangunan), kemudian identifikasi daerah-daerah yang terisolir, lalu untuk pemetaan sumber daya alam, perubahan lingkungandan juga terkait dengan mediasi bencana.

Hingga kini Lapan telah memberikan hasil citra staelit kepada pemerintah daerah, dengan harapan hal tersebut dapat membantu pemerintah menyusun perencanaan pembangunan yang lebih akurat dan efisien.

“Seluruh orang bisa menggbunakan citra satelit tersebut, terutama Bappeda untuk perencanaan pembangunan dan juga untuk tata ruang,” katanya. (Bram)

banner
Bagikan :

News Feed