oleh

Kunker ke Sarmi, Kapolda Tatap Muka Dengan Sejumlah Tokoh

Jayapura –Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar, MH bersama rombongan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sarmi, Sabtu 4 Agustus. Disana Kapolda dan rombongan menggelar tatap muka dengan personil TNI-Polri, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda bertempat di Mapolres Sarmi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sarmi Drs. Edward Fonataba, MM, Irwasda Papua Kombes Pol Drs. Mulyadi Kaharni, Kabid Keu Polda Papua Kombespol Tachwil Ichsan, Kapolres Sarmi AKBP Paul Saukoly, Dandim Sarmi Letkol Arm. H. Pasireron serta Forkopimda Kab. Sarmi.

Kegiatan yang diawali oleh sambutan Bupati Sarmi yang mengatakan, selamat datang kepada Kapolda Papua bersama rombongan di Kota Ombak Sarmi, kami sangat bahagia dan merasa suka cita atas kehadiran bapak dan ibu di Kabupaten ini. Komunikasi serta kerjasama antar sesama forkopimda Kab. Sarmi telah terjadin dengan baik sehingga roda pemerintahan khususnya di Kab. Sarmi dapat berjalan aman dan lancar. kami juga memohon arahan dari Bapak Kapolda kepada kami agar kedepan Kabupaten ini dapat maju bersama seluruh elemen masyarakat.

Kapolda dalam sambutannya mengatakan,
dirinya dan rombongan mengucapkan terima kasih atas penyambutan yang luar biasa kepada kami. Kami tau pembangunan di Kabupaten Sarmi maju pesat karena kurang lebih 18 tahun kami pernah berada disinil tapi suasana dan pembangunan belum seperti ini. Tugas negara adalah harus sejahterakan masyarakat bersama perangkat pemda yang ada, proses pembangunan kami liat sangat pesat, Kehadiran saya kesini adalah yang kedua kalinya yang pertama dulu saya masih sebagai korspri dan hari ini saya sebagai Kapolda Papua.

 

Sesuai arahan Presiden RI dalam nawa citanya bertekad membangun dari pinggiran dulu, ini dibuktikan dengan membangun jalan, pelabuhan, masukannya listrik sampai ke kampung-kampung, oleh karena, patut kita syukuri yang penting bagaimana kita membangun persatuan dan kebhinekaan dan saya yakin dibawah Bupati keberagaman ini dapat terjaga. Sebagai Kapolda saya mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan pilkada yang berlangsung di kab. Sarmi dan saya tau Bupati bersama seluruh elemen masyarakat mampu membantu TNI-Polri dalam menjaga keamanan serta juga pilkada gubernur dapat berjalan aman damai dan bermartabat itulah cita cita yang kita idamkan.

Kita bersama dengan TNI dan Pemda bertugas bagaimana menciptakan pilkada yang aman dan saya yakin di Sarmi berjalan aman. Terima kasih juga kami sampaikan kepada tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat atas partisipasinya dalam menciptakan pilkada yang aman, kita mulai dari bulan Desember lalu telah kita melakukan doa dan puasa bersama yang diikuti oleh para tokoh agama tokoh adat serta tokoh masyarakat serta TNI-Polri, kita bersyukur berkat doa dijauhkan dari hal-hal yang tidak diinginkan dan Pilkada berjalan dengan aman dan damai.

Negara Indonesia adalah negara yang berdasarkan atas hukum oleh karena itu setiap permasalahan Kita dorong diselesaikan secara hukum. Dalam pelaksanaan Pilkada yang telah kita laksanakan yang saat ini kita tunggu adalah gugatan dari pihak yang kalah dan harus kita hormati dan tidak lama lagi kita tunggu putusan dari mahkamah konstitusi yang seadil-adilnya.
Kalau kita menuntut hak saja tanpa di lengkapi dengan kewajiban maka akan pincang.

Kami mengingatkan daerah yang masih melakukan kekerasan dalam berdemokrasi agar memahami bahwa demokrasi tidak bisa dilakukan secara kekerasan. Kami polri dan TNI pada prinsipnya memberikan perlindungan rakyat Indonesia terhadap ancaman baik yang datang dari luar maupun dari dalam. Hari ini ancaman kepada masyarakat semakin global itu bukan saja dari masyarakat kita sendiri seperti perampokan dll akan tetapi kejahatan juga bersumber dari luar karena proses transformasi secara masiv termasuk pengguna media sosial, di Indonesia pengguna media sosial sekarang sudah lebih dari 100 jt. Komunitas di dunia Maya menjadi habitat tersendiri bukan hal baik aja yang ada akan tetapi kejahatan juga ada di dunia Maya tersebut termasuk ujaran kebencian.

Oleh karena itu perlu arahan bimbingan pengatahuan lah yang kita kedepankan oleh karena itu proses literasi kepada masyarakat itu sangat penting untuk itu forkopimda wajib menjaga masyarakat kita untuk berbuat baik. Teknologi kita gunakan untuk kebaikan untuk meningkatkan kualitas keimanan kita begitupun juga untuk menambah pengetahuan dan yang perlu kita antisipasi adalah dampak buruknya seperti pornografi yang belum pantas untuk anak-anak. Kita tahu jati diri bangsa kita adalah berdasarkan Pancasila UUD 1945 sebagai rujukan bahwa KEBINEKAAN kita dan NKRI sebagai wujud bangsa ini adalah merupakan suatu yang sarat dengan nilai luhur bangsa oleh karena itu nilai tersebut harus kita jadikan sebagai rujukan bangsa.

Tugas kami menyelamatkan masyarakat dari hal hal yang buruk kalau bapak pendeta, par ulama diberikan kewenangan untuk membina umatnya saja akan tetapi Polri diberi kewenangan untuk bertindak dan dari kewenangan ini diperlukan dukungan dari semua pihak.
Kami sudah komit tidak ada peluang terjadi perjudian kepolisian zero toleransi terhadap perjudian, Kalau ada jangan dibiarkan masyarakat kita berjudi, Kita harus yakinkan kalau judi bukan mata pencaharian yang baik.

Kemarin ada festival kopi yang berasal dari berbagai daerah di Papua, agrobisnis di Papua ini peluangnya sangat besar mulai hari ini mari kita berfikir agar bercocok tanam yang mempunyai peluang yang besar. Salah satu potensial disini adalah pertanian kami hanya menyemangati para petani di daerah agar hidup sejahtera dan aman. Peran tokoh agama harus kita beri ruang karena tujuan kita hidup di dunia adalah hidup bahagia lahir dan batin oleh karena itu memacu tingkat kesejahteraan harus damai dan aman dan tugas polri adalah mengamankan sehingga harapan masyarakat adil dan makmur dapat terwujud.

Kami juga menitipkan pesan dari bapak Presiden agar pendistribusian dana desa jangan disalahgunakan karena akan berurusan dengan hukum sehingga harapan dari presiden untuk mensejahterakan kampung dapat terwujud. Kami telah membentuk satgas penggunaan dana kampung oleh karena itu peran tokoh agama dan dewan adat sangat penting untuk melakukan pengawasan.

Presiden telah mengingatkan kepada kita agar babinkamtibmas dan Babinsa mengawasi penggunaan dana kampung. Di Papua penggunaan dana kampung sangat besar ada yang mencapai 200M dan saya yakin di Sarmi ini pendistribusian dana desa sangat bagus. Apabila semua Pemda mendorong kepala kampung transparan maka akan sangat baik sekali karena kita tidak ingin kepala kampung menyalah gunakan dana Desa. Kita disini hadir sebagi sahabat Polisi menjadi sahabat agar masyarakat bisa menajdi sejahtera dan aman

Bagikan :

News Feed