oleh

Dinas PTSP Provinsi Papua Inventerisasi Ijin Trayek Taksi Bandara

Jayapura -Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (PTSP)  mensosialisasikan Inventarisasi Ijin Trayek Taxi Bandara, di Bandara Udara Sentani,  Senin, 6 Agustus 2018 kemarin pagi.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu  Provinsi Papua dengan nomor 55/IT-AKDP/DPMPTSP/VII/2018. Tentang Izin Trayek antar Kota dalam Provinsi.

Kepala Bidang Pelayanan Perijinan Jamal mengatakan, kita hanya inventarisir kendaraan yang bernomor plat kuning yang ada di Bandara yang belum punya ijin trayek.

“Kalau belum punya ijin trayek kita berikan dia persyaratan untuk di lengkapi,” ujar Jamal kepada wartawan Senin, (06/08/2018) kemarin.

Dirinya juga mengatakan nanti kedepan tinggal mengaktur waktu untuk nanti melayani perijinannya di sini. Untuk itu sekarang kita sosialisasi, kasih persyaratannya mereka lengkapi.

“Nanti baru kita melakukan pelayanan untuk mereka di sini, untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Supaya Taksi yang beroperasi di Bandara ini memang benar-benar sudah punya ijin semua,” tuturnya.

Dirinya mengaku memang selama ini banyak yang beroperasi tapi tanpa ijin, kemudian badan hukum yang menaungi koperasinya juga.

Istilah koperasi-koperasi yang ada di sini dia harus punya ijin usaha angkutan, baru berapa armada yang dia punya, itu yang kita inventarisir supaya kita tertibkan dulu.

Setelah yang plat kuning sudah tertib, baru kita akan ambil tindakan untuk yang berplat hitam yang beroperasi gelap. Sehingga kedepan yang nanti masuk ke bandara ini yang berplat kuning saja.

“Taksi gelap kita harus tertibkan, supaya semua sesuai dengan aturan yang ada,” ungkapnya.

Disinggung terkait dengan jumlag koperasi yang resmi, Jamal katakan kami belum tau kuotanya berapa, makanya hari ini kita inventarisir dulu, sosialisasi dulu, memberikan mereka persyaratan untuk kita mendata dulu.

“Hari ini kuta melakukan pendataan saja, nanti baru kita tau kekuatan berapa, baru kita akan lihat waktunya baru akan melakukan pelayanan  disini, yang penting berkasnya sudah lengkap satu hari bisa kita tertibkan ijinnya saat itu juga, yang penting dia lengkapi persyaratannya, hari ini kita sudah bagi persyaratannya tinggal mereka lengkapi saja,” urainya.

Ijin trayek ini juga nantinya, akan di lakukan di beberapa daerah seperti, Keerom-Kota Jayapura, Kabupaten Sarmi- Kota Jayapura, dan Kabupaten Jayapura-Kota Jayapura.

“Ini juga bertujuan agar menyambut  Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX Tahun 2020, bukan hanya PON saja tetapi iven-iven besar lainnya di Provinsi Papua agar trayek ini tidak sembraut/sembarangan,” pungkasnya. (ges)

Bagikan :

News Feed