oleh

Kelompok Bersenjata Kembalikan Senjata TNI

Jayapura, Kelompok bersenjata sempat menyerang tim Papua terang saat melakukan survei di Distrik Wegemuka kabupaten Paniai Papua, Senin kemarin. Bahkan Keimpok bersenjata juga merampas 4 pucuk senjata milik anggota TNI yang melakukan pengawalan terhadap tim Survei Papua terang.

Setelah dilakukan negosiasi, kelompok bersenjata kemudian menyerahkan senjata api rampasan teraebut, Selasa 7 Agustus.

“Laporan sebelumnya bahwa senjata yang dirampas KKSB 3 pucuk senapan laras panjang, namun setelah dicross cek data di lapangan ternyata selain 3 (tiga) pucuk senapan panjang ikut juga dirampas 1 (satu) pucuk laras pendek dan sejumlah munisi serta perlengkapan TNI lainnya, dan hari ini sudah dikembalikan semua,”ujar Juru Bicara Kodam XVII Cenderawasih M Aidi.

Menurutnya, penyerahan empat pucuk senjata api itu dilaksanakan di Guest Hous Enarotali ibukota Paniai. “ Senjata tersebut diserahkan kepada Letkol Inf Jimmy TP Sitinjak Dandim 1705/PN dan Bapak Mussa Isir Pejabat Bupati Paniai,”ujar Aidi.

Sebelumnya, lanjut dia, Deki Gobay melalui telpon selulernya melaporkan kepada Danramil bahwa mereka akan datang ke Paniai untuk menyerahkan senjata milik TNI yang dirampas oleh keompok bersenjata.

Kepala Distrik Deki Gobay dan Robbi Degei serta para kepala kampung dari kedua Distrik tersebut tiba di Guest House Enarotoli Paniai, Prov. Papua dan langsung disambut oleh Dandim dan Bupati.

Selanjutnya mereka menyerahkan 4 pucuk senjata beserta munisi dan perlengkapan lainnya diantaranya 1 buah helem anti peluru kepada Dandim Letkol Jimmy Sitinjak disaksikan oleh pejabat Bupati Musa Isir.

Dalam kesempatan tersebut Deki Gobay menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi.

Muhammad Aidi berharap dan menghimbau kepada seluruh Saudara-saudara kami yang masih di hutan agar segera kembali ke Pangkuan NKRI. “Mari kita bahu membahu membangun Papua ini demi kesejahteraan bersama. Kasihan generasi-generasi penerus kita kalau mereka tumbuh dan berkembang di dalam suasana konflik. Mari kita akhiri konflik. Ingat mengangkat senjata secara Illegal adalah perbuatan melanggar hukum dan tidak dibenarkan oleh hukum manapun di duni,”ucapnya.

Bagikan :

News Feed