oleh

Korban Selamat Pesawat Tabrak Gunung Berhasil di Evakuasi ke Jayapura

Jayapura – Pesawat Dimonim Air jatih menabrak gunung Menuk saat terbang dari  Tanah Merah Bovendigul menuju Oksibil Pegunungan Bintang, Sabtu 11 Agustus. Pesawat mengangkut 9 orang penumpang dan awak akhirnya ditemukan, Minggu 12 Agustus. Delapan penumpang ditemukan dalam kondisi meninggal serta 1 orang selamat. Korban yang selamat kemudian di evakusi menuju Jayapura.

Juru Bicara Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal mengatakan, telah dilakukan evakuasi terhadap 1 (Satu) orang penumpang yang selamat dalam jatuhnya pesawat Demonim Air PK-HVQ di Oksibil Pegunungan Bintang.

“Korban selamat dalam jatuhnya pesawat Demonim Air PK-HVQ di Oksibil Pegunungan Bintang an. Jumaidil pada hari Minggu Pukul  di evakuasi menuju Jayapura dengan menggunakan pesawat Demonim Air PK-HVQ. Sesampainya di Jayapura, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua guna penanganan medis lebih lanjut,”terangnya.

Korban Selamat Pesawat Tabrak Gunung Berhasil di Evakuasi ke Jayapura

Sementara  Identifikasi terhadap ke 8 (Delapan) korban meninggal dunia telah dilakukan oleh Tim Medis dan Unit Identifikasi Polres Pegunungan Bintang. “Setelah selesai dilakukan identifikasi, jenazah korban jatuhnya pesawat Demonim Air di simpan di kamar Jenasah RSUD Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang guna menunggu giat pertemuan dengan perwakilan maskapai Demonim Air dengan pihak keluarga korban,”ucapnya..

Rencananya pada hari Senin tanggal 13 Agustus 2018, jenazah Pilot an. Lessie dan Co Pilot an. Wayan Sugiarta akan di terbangkan ke jayapura dan selanjutnya di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua, sedang 2 (Dua) jenazah lainnya an. Hendrikus Kamiew dan Lidia Kamiew akan di terbangkan menuju Tanah Merah Boven Digoel. Sementara 4 (Empat) jenazah lainnya masih menunggu keputusan dari pihak keluarga korban.

Pada hari Senin juga direncanakan Manager Dimonim Air akan tiba di Oksibil guna melihat serta menemui keluarga korban dan menjerlaskan tentang mekanisme asuransi kepada pihak keluarga korban.(ba)

Bagikan :

News Feed