oleh

Pesawat Dimonim Jatuh Di Gunung Menuk

Jayapura,  Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Kodim 1702/Wamena, Satgas Pamtas, Polres Pegunungan Bintang,, Pemda dan masyarakat pada sekitar pukul 08.45 telah berhasil menemukan lokasi jatuhnya pesawat Dimonim Air di area Gunung Menuk, Oksibil. Sebelumnya informasi tentang perkiraan  lokasi jatuhnya pesawat didapat dari masyarakat.

Tim SAR berhasil mencapai lokasi setelah berjalan kaki selama kurang lebih 2 jam dari kampung terdekat, Kampung Oktamen. Hal itu diungkapkan Jutu Bicara Kodam XVII Cenderawasih Kolonel M Aidi.

“Kondisi pesawat dalam keadaan hancur setelah menghantam hutan belantara di Gunung Menuk. Delapan penumpang ditemukan tewas dan 1 orang selamat,”ungkapnya.

Korban selamat atas nama Jumaidi yang diperkirakan berusia 12 tahun,telah dievakuasi menuju RSUD Oksibil.

“Saat ini, Tim SAR dengan bantuan masyarakat masih melakukan evakuasi korban meninggal dunia dengan menggunakan kantong jenazah untuk selanjutnya dibawa menuju RSUD Oksibil.”

“Kami mengucapkan turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban meninggal dunia,” ucap Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI George E. Supit melalui pesan tertulisnya.

Kodam XVII/Cenderawasih memberikan apreasiasi dan terimakasih atas kerja keras Tim SAR gabungan (TNI, Polri, Pemda) dan seluruh masyarakat yang terlibat dalam pencarian dan evakuasi korban.

Juru Bicara Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal mengayakan, penumpang 8 (Delapan) orang dinyatakan Meninggal Dunia (MD) dan 1 (Satu) selamat (masih hidup) an. Jumadi, 12 tahun, mengalami luka patah pada tangan sebelah kanan.

“Korban yang selamat tersebut kemudian di evakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Oksibil melalui jalan darat oleh Tim Gabungan sedangkan korban yang Meninggal Dunia dalam proses evakuasi,”jelasnya.

Jika cuaca di Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang memungkinkan atau mendukung, rencananya kesembilan korban tersebut akan di terbangkan ke Jayapura dan selanjutnya di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua untuk di Otopsi guna mengetahui identitas korban sedangkan yang selamat akan dilakukan perawatan medis lanjutan. (ba)

Bagikan :

News Feed