oleh

DPR Papua Sahkan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih

Jayapura-DPR Papua melaui sidang paripurna memasukan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, Selasa 14 Agustus di Gedung Paripurna DPRP Jalan Samratulangi Jayapura. Dengan pengesahan itu, maka menunggu pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih oleh Presiden RI. Menurut rencana pelantikan akan berlangsung di Istana Negara bersamaan sengan pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih provinsi lainnya yang menggear Pilkada serentak tahun 2018.

Dalam pembacaan pengesahan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua periode 2018-2023, Ketua DPR Papua Yunus Wonda mengatakan, pengesahan dilakukan DPR Papua menindaklanjuti pleno penetapan yang sudah dilakukan KPU Provinsi Papua terhadap wakil Gubernur dan Wakil Gubernur Papua terpilih. “DPRP menindaklanjuti pleno KPU yang sudah menetapkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, yakni mengesahkan, selanjutnya pelantikan akan dilakukan oleh Presiden, ujar Yunus Wonda.

Penjabat Gubernur Papua Sudarmo dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan Pilkada serentak di Papua merupakan yang terbaik, karena berjalan aman dan damai. “Proses Pilkada serentak baik gubernur dan 7 bupati di Papua termasuk sangat baik, padahl dari analisa beberapa lembaga, Papua sangat tawan konflik. Namun ternyata berjalan aman lancar dan damai,”tukasnya.

Seluruh hasil baik ini, sambungnya berkat dukungan semua pihak elemen di Papua dan terutama masyarakat Papua. “Karena semua saling bahu membahu menciptakan Pilkada yang aman dan damai, maka hasilnya sangat baik,”tandas dia.

Pilkada damai di Papua tentu sangat berdampak untuk tingkat nasional maupun internasional. “Ini akan jadi catatan global, bahwa Papua bsa menjalankan Pilkada secara damai, lancar dan aman. Jelas akan berdampak bagi ekonomi Papua kedepan,”ucapnya.

Saat ini harapannya ada pada Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, untuk mewujudkan visi dan misinya secara nyata. “Pasangan ini harus mampu mewujudkan segala harapan masyarakat Papua,”imbuhnya.

Dengan berakhirnya sidang paripurna ini, harapnya, perbedaan yang terjadi saat Pilkada, dengan sendirinya harus berakhir. “Kompetisi sudah berakhir, tidak ada lagi perbedaan, semua kembali bersama-sama membangun Papua,”tuturnya.(Bm)

Bagikan :

News Feed