oleh

Selidiki Jatuhnya Pesawat, KNKT Periksa 14 Barang Bukti

Jayapura,- Komite Nasional Kecelakaan Transportasi Perwakilan Papua telah mengumpulkan sebanyak 14 barang bukti dan dokumen penerbangan pesawat Dimonim Air yang jatuh di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Sabtu (11/8/2018).

Barang bukti itu diantaranya berupa alat navigasi dan komunikasi serta Emergency Locator Transmitter (ELT). Komponen pesawat ini sebelumnya telah diserahkan oleh Kepolisian dan TNI kepada KNKT di Oksibil, Pegunungan Bintang.

Hal ini disampaikan Staf Komisi Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) Perwakilan Papua, Norbert Tunjangan dalam keterangan persnya bersama Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ahmad Mustofa Kamal dan Safety Security Manager Dimonim Air, Tri Nugraeni di Mapolda Papua, Kamis (16/8/2018).

Norbert mengatakan, seluruh barang bukti dan dokumen penerbangan selanjutnya akan diserahkan ke KNKT pusat untuk dilakukan investigasi penyebab pasti kecelakaan pesawat Dimonim Air.

“Untuk proses investigasi diperkirakan selesai dalam waktu satu tahun, bahkan bisa lebih jika sulit. Sementara laporan awal akan dikeluarkan satu bulan setelah kejadian,” ujarnya.

Menurut Norbert, investigasi tersebut juga dimaksudkan memberikan rekomendasi pencegahan agar kejadian yang sama tak terulang kembali.

Diketahui, pesawat perintis dari Maskapai Dimonim Air jatuh di Gunung Menug, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua,  Sabtu (11/8/2018) lalu.

Pesawat dengan rute Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel ke daerah Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang ini mengangkut dua awak pesawat dan enam penumpang.  Seorang bocah 12 tahun bernama Jumaidi menjadi satu-satunya korban yang selamat dalam insiden itu. (al)

Bagikan :

News Feed