oleh

Martuani Sormin Kapolda Papua, Jenderal Anak “Parhuta-Huta”(Kampung)

Jayapura-Kawattimur, Inspektur Jenderal Polisi Martuani Sormin Siregar resmi menjabat sebagai Kapolda Papua menggantikan Irjen Boy Rafly Amar yang dipromosikan menjadi Wakil Lemdik Polri. Serah terima jabatan berlangsung di Aula Rupatama Mabes Polri Senin 20 Agustus dipimpin Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Ternyata Irjen Martuani Sormin yang sebelum menjadi Kapolda Papua, menjabat sebagai Kepala Divisi Propram Mabes Polri, adalah anak “Parhuta-Huta” (Kampung/Dusun). Dia lahir Lobu Sobak Lumban (Kampung) Sormin Pangaribuan Tapanuli Utara 55 tahun lalu, tepatnya 30 Mei 1963.

Lahir di kampung yang jauh dari keramaian, bahkan jarak kampungnya ke Medan Ibukota Sumatera Utara sekitar 300 KM, tentu perekonomian keluarganya sulit. Martuani pun akhirnya ikut membantu perekonomian keluarga dengan berjualan tape, keripik singkong serta jagung bakar. Ia pun harus mencari kompos tanah dan kayu bakar untuk memasak di rumah. Kondisi ini dilakoni Martuani hingga tamat SMP.

Selanjutnya Martuani merantau ke Jakarta dengan menumpang di rumah keluarga dan melanjutkan SMA. Selepas SMA Martuani masuk Akpol hingga lulus 1987.

Dalam perjalanan karier Martuani Sormin hingga berpangkat Kombes tergolong tidak terlalu familiar di media massa.

Namun aksinya yang cukup heroik yakni turut menghentikan aksi teroris Januari tahun 2016 di Sarinah membuat namanya populer.

Martuani yang saat itu tengah melintas didepan Sarinh Jakarta ikut menumpas pelaku teroris, setelah lebih dulu terlibat dalam aksi baku tembak Bahkan mobilnya sempat dilempar bom.

Seiring dengan aksinya yang heroik yang membuat namanya menghiasi media massa, kariernya pun kian cemerlang. Tak berapa berselang Ia pun didapuk mendapat jenderal Bintang satu.

Ia kemudian dipercaya menjabat sebagai Kapolda Papua Barat. Enam bulan menjadi Kapolda di Surga Kecil turun ke Bumi (Tanah Papua Barat), Martuani dipercaya menjadi Kepala Divisi Propam Mabes Polri yang secara otomatis menaikkan pangkatnya menjadi jenderal bintang dua.

Saat Martuani dipercaya sebagai Kadiv Propam, Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang ternyata seangkatannya di Akpol lulusan 1987 mengatakan, bahwa Martuani sangat cocok dan ideal dengan jabatan tersebut, guna membenahi personil Polri. Karena Martuani memiliki integritas dan selama pendidikan Akpol selalu menjadi rangking 5 besar.

Karier cemerlang terus berlanjut, Martuani kemudian dipercaya menjadi Kapolda Papua. Tentu menjadi Kapolda di provinsi paling timur Indonesia menjadi tantangan baru bagi Martuani.

Namun dengan pengalaman sebagai Kapolda Papua Barat, Martuani yang beristerikan Boru Sianturi itu, akan lebih mudah dalam beradaptasi terhadap dinamika gangguan Kamtibmas di Papua.

Yang jelas Martuani Sormin telah menunjukkan bahwa, anak Parhuta-Huta (kampung), yang di masa kecilnya hanya penjual keripik, tape singkong dan jagung rebus serta pencari kayu bakar, dan ayahnya hanya pengambil getah kemenyan di hutan, bisa menjadi Jenderal asal ada kemauan dan kerja keras serta selalu ingat akan Tuhan. Dimana ada kemauan disitu ada jalan.

Seperti dilansir Wikipedia,
Riwayat Jabatan Martuani Sormin Siregar di Kepolisian,
1. Kapolres Musi Banyuasin
2. Penyidik Utama Tk. III Dit. III/Tipikor Bareskrim Polri
3. Dir. Reskrimum Polda Kep. Babel (2010)
4. Dir. Reskrimsus Polda Kep. Babel (2011)
5. Analisis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri (2012)
6. Karo. Ops Polda Maluku (2013)
7. Karo.Ops Polda Jabar (2014)
8. Karo.Ops Polda Metro Jaya (2015)
9. Widyaiswara Madya Sespim Lemdikpol (2016)
10. Karopaminal Divpropam Polri (2016)
11. Kapolda Papua Barat (2016)
12. Kadiv Propam Mabes Polri (2017) (B. Ambarita)

 

Bagikan :

News Feed