oleh

Polres Lanny Jaya  Gelar Sidang BP4R Bagi Anggota Polri yang Menikah

Lany Jaya- Kawattimur, Sidang Badan Pembantu Penasehat Perkawinan Perceraian dan Rujuk (BP4R) adalah sidang untuk memberikan izin nikah kepada anggota Polri. Sidang ini wajib dilaksanakan bagi seluruh personel Polri beserta calon pasanganya yang akan melangsungkan pernikahan karena merupakan syarat yang harus dipenuhi sebelum melangsungkan pernikahan.

Bertempat  di Aula perhubungan Kabupaten Lanny Jaya, 12 (dua belas) anggota Polres Lanny Jaya beserta pasangannya mengikuti Sidang Badan Pembantu Penasehat Perkawinan Perceraian dan Rujuk (BP4R).Sabtu(18/08/2018).

Bertindak selaku ketua sidang BP4R  wakapolres lanny jaya Kompol Arung Ranteupa,sekretaris sidang kabag sumda polres lanny jaya AKP S M Nababan,rohaniawan muslim kabag ops polres lanny jaya AKP M.Isya, Rohaniawa nasrani ipda jufri,pembina pers Kasi Propam Polres Lanny jaya Bripka M. Saad dan turut hadir Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Polres lanny jaya ny.Hermin sappe dan disaksikan oleh pengurus Bhayangkari cabang Polres Lanny jaya dan orang tua/wali pasangan.

Saat memimpin sidang Kompol Arung Ranteupa menyampaikan agar setelah resmi menjadi istri anggota Polri agar Saling Hormat menghormati, harga- menghargai baik istri terhadap suami maupun sebaliknya, sebagai istri anggota Polri juga harus aktif mengikuti  kegiatan organisasi Bahayangkari.

Mengingat  tugas dan tanggung jawab Polri yang sangat berat diperlukan pengertian dari istri  agar bisa mendukung pelaksanakan tugas  suami  selaku anggota Polri  dalam mengemban tugasnya sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, Tambah Kompol Arung”.

Dalam kesempatan ini pula wakil ketua bhayangkari cabang lanny jaya ny.Hermin Sappe mengenalkan beberapa pakaian dinas bhayangkari agar calon ibu bhayangkari yang baru dapat mengenal pakaian dinas bhayangkari jika sdh resmi menjadi istri anggota kepolisian dan tidak lupa memberi nasehat tentang bagaimana sikap dan perilaku seorang ibu bhayangkari sebagai istri anggota polri.

“Saya berharap kepada ibu-ibu calon bhayangkari yang baru dapat mengerti dan memahami aturan-aturan yang harus di taati nantinya baik dalam berpakaian dan berperilaku sebagai seorang istri anggota polri atau sebagai ibu bhayangkari”,pungkas ny.Hermin. (ba)

Bagikan :

News Feed