oleh

Workshop IJTI, Adam “Jatuh Dalam Dosa” Karena Hoax

Jayapura-Kawattimur, Manusia pertama yang diciptakan Tuhan yakni Adam, jatuh ke dalam dosa akibat hoax, dimana, Adam dipengaruhi iblis sehingga memakan buah terlarang yang mengakibatkan dirinya berdosa dan turun ke dunia. Demikian dikatakan Wakil Walikota Jayapura Rustan Saru dalam sambutannya pada pembukaan Workshop “Peran Media Dalam Menangkal Hoax” yang diselenggarakan IJTI dalam rangka UKW, Jumat 24 Agustus di Grand Abe Hotel.

“Jadi, hoax itu informasi bohong, tipu, sehingga masyarakat jangan terpengaruh atau mudah terpercaya, jangan seperti Adam yang percaya hoax akhirnya jatuh dalam dosa,”papar Wakil Walikota.
Untuk itu, masyarakat jangan mudah percaya dengan informasi yang kebenarannya belum terpercaya, agara jangan tercipta kegaduhan yang bisa mengganggu rasa aman dan tentram.

“Setiap informasi, jangan langsung dipercaya begitu saja, atau ditelan mentah-mentah, apalagai sumbernya tidak jelas,’’terangnya.

Ada beberapa tips untuk menangkal berita hoax atau tipu, selain tidak langsung mempercayainya dan melakukan verifikasi, juga bersikap bijak dalam menelaah setiap informasi. “Harus hati-hati dengan judul yang provokatif atau sensasional yang dipadu dengan gambar yang bombastis juga,’’ungkapnya.

Sebaiknya jika menjumpai berita yang provokatif, harus mencari juga refrensi berupa informasi serupa. “Lalu bandingkan isinya apakah sama atau berbeda, dengan demikian akan memperoleh kesimpulan yang berimbang,’’jelasnya.
Perhatikan juga dari mana sumber informasdi berasal, apakah dari sumber terpercaya. “Perhatikan keberimbangan sumber informasi, jika hanya satu sumber, nanti tidak bisa mendapatkan gambaran yang utuh terkait informasi tersebut,’’ucapnya.

Namun, kata Wakil Walikota, peran media dalam menangkal informasi atau berita Hoax sangat vital, sehingga media era saat ini harus memiliki integritas. ‘’Media harus memperbaiki karakter dan punya integritas,’’tandasnya.
Wakil kepala Penerangan Kodam XVII Dax Sianturi mengatakan, seiring dengan perkembangan teknologi yang cukup pesat, peran media dalam menangkal berita Hoax sangat penting. ‘’Media punya peran strategis dalam menangkal Hoax, karena tujuan dari media memang mencerdaskan masyarakat, sehingga dengan berpedoman dengan hal ini, bisa melangkah dengan bijak,’’paparnya.

Lanjut dia, untuk era saat ini, media juga punya peran menstabilkan kondisi sosial masyarakat, dimana, berita yang disajikan berita yang berimbang. “Meski media punya kontrol sosial, tapi Hoax tidak bisa dicegah karena perkembangan ivonasi teknologi yang cukup cepat, hanya hanya harus disikapi dengan bijak,’’terangnya.
Hal lain yang bisa dilakaukan dalam menangkal Hoax, masyarakat ikut grup diskusi anti hoax. “Digrop diskusi ini, masyarakat bisa ikut bertanya apakah suatu informasi suatu hoax atau bukan, sekaligus meliaht kualifikasi yang sduah diberikan orang lain,’’kata dia.

Bagikan :

News Feed