oleh

Kejuaraan Tenis Meja Antar Pelajar dan Club Se-Kota Jayapura Resmi Berakhir

JAYAPURA Kawattimur,-Kejuaraan Tenis Meja Antar Pelajar dan Club Se-Kota Jayapura tahun 2018 resmi ditutup, Senin, 27 Agustus 2018.

Kejuaraan tenis meja yang pertama dilakukan Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Jayapura ini berlangsung sejak 24-27 Agustus 2018, dimana SMP Negeri 6 sukses mengawinkan gelar juara pertama dikategori putra/putri tingkat SMP atas nama Damar Prianggono dan Dian Erjuliayanti. Sedangkan dikategori putra/putri atas nama Dimas Mahendra dari SMA Negeri 2 Jayapura, dan Tiara Sari dari SMK Negeri 2 Jayapura sukses juara pertama ditingkat SMA/SMK.

Kepala Bidang Sarana Prasarana Idris Khan mengatakan, kejuaraan ini sebagai bentuk pembinaan atlet dan Dispora Kota Jayapura mencoba menggali potensi atlet di tiap sekolah maupun klub yang ada di Kota Jayapura. Kejuaraan ini juga diikuti 5 putra/putri tingkat SMP, sedangkan ditingkat SMA/SMK, 21 putra dan 4 putri, serta 17 klub berprestasi dan potensial.

“Kami mencoba menggali potensi anak-anak ini, karena kejuaraan ini merupakan pembinaan atlet. Kita berharap club dan sekolah yang punya potensi dari siswa ini dapat terus dikembangkan lagi dari hasil ini,” ujarnya.

Lanjut Idris, bahwa progress pembinaan ke depan atlet ini akan dipersiapkan pada kejuaraan nasional pelajar seperti Popwil, Popnas maupun Popprov Papua, termasuk PON 2020. Pasalnya Dispora merupakan tugas dan tanggung jawab dalam pembinaan dan peningkatan prestasi atlet Kota Jayapura.

Sementara itu ditempat yang sama Sekertaris Pengprov Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Papua Hariahmad Wahyudi memberikan apresiasi atas digelarnya kejuaraan tenis meja yang dilakukan Dispora Kota Jayapura, dimana kejuaraan seperti itu sebagai bentuk membangkitkan kembali tenis meja di Kota Jayapura yang sempat vakum selama 10 tahun lamanya.

“Jadi ini sebuah langkah maju yang sangat kami hargai, dan terimakasih kepada Walikota serta Dispora Kota. Kami harapkan pembinaan seperti ini terus berlanjut karena sudah terlihat ada bibit sangat bagus, kami yakin kalau dilatih dan dikembangkan bisa menjadi andalan Papua,” jelasnya.

Disinggung program kedepan dari PTMSI Papua, lebih fokus kepada sarana prasarana penunjang pembinaan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 dengan mengirimkan para atlet di luar Papua yang dikoordinasikan PB PTMSI dan didaerah lainnya di Papua.

“Jumlah atlet di Kota Jayapura ada 27 orang ini, mereka bagus tinggal ditingkatkan saja. Kami fokus mengadakan PON saja, mulai dari latihan di sini bahkan dikirim ke China atau luar pulau Papua,” tandasnya. (get)

Bagikan :

News Feed