oleh

Deklarasi Bersama, Pileg dan Pilpres di Papua Aman dan Damai

Jayapura – Deklarasi bersama dalam rangka Pileg dan Pilpres Tahun 2019 yang aman, damai dan sejuk di Provinsi Papua berlangsung Selasa tanggal 18 September di Taman Imbi Kota Jayapura.

Kegiatan dihadiri oleh Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Martuani Sormin, M.Si, Kasdam XVII/Cen Brigjen TNI Nyoman Cantiasa serta Forkopimda Papua serta peserta sebanyak 400 orang dari TNI, Polri, Partai Politik, LSM, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat serta tokoh pemuda dan para pelajar.

Kapolda Papua dalam sambutannya menyampaikan, sebagaimana dalam undang – undang pelaksana pengawasnya adalah Bawaslu dan yang bertanggung jawab untuk pengamanan adalah TNI dan Polri.

Dalam era demokrasi ini pemilihan umum adalah salah satu simbol dari suatu negara demokrasi. Tetapi sebagai aparat yang bertanggung jawab untuk keamanan adalah TNI dan Polri juga meminta kepada seluruh kontestan pemilu untuk melaksanakan Pemilu secara damai dan sejuk apapun kompetisi yang terjadi di antara partai politik tidak mengurangi kita sebagai persaudaraan sesama anak bangsa dalam ikatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kami dari segi penanggung jawab keamanan TNI dan Polri memohon dan meminta kepada rekan-rekan pengurus Partai biarlah kompetisi yang terjadi menjadi pengikat persaudaraan di antara kita bukan menjadi unsur pecah menjadi provokasi untuk terjadinya konflik yang akan merugikan kita semua, harapan kami yang bertanggung jawab dari segi keamanan kepada bapak-bapak tokoh agama, ulama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda mari kita wujudkan Pileg dan Pilpres ini di tanah Papua yang Aman damai tentram dan sejahtera,”ujar Kapolda.

Siapapun nanti yang terpilih itu adalah pemimpin kita siapapun yang terpilih yang mewakili legislatif baik di tingkat Kabupaten Provinsi dan DPR RI itu adalah yang terbaik. Jangan kita jadikan ajang ini menjadi pelajaran sejarah permusuhan diantara sesama anak bangsa apapun partainya apapun pilihannya kita serahkan semua kepada masyarakat ialah mereka yang menentukan pilihan yang terbaik menurut mereka.

“Kami juga berharap dari segi pengawasan akan membantu, bahwa selama ini Panwaslu Provinsi maupun Kabupaten tidak ada pelanggaran-pelanggaran yang secara prinsip yang akan merugikan kita bersama, jadi secara awal saya sampaikan kepada rekan-rekan pengurus Partai kita jadikan pesta demokrasi ini sebagai kemerdekaan kepada rakyat,”ucap Kapolda.

Mari kita awali dengan aman dan tidak ada pelanggaran hukum sebagaimana yang sering kita dengar dalam bahasa orang awam sering disebut “jangan sampai lain latihan, lain bermain” sesama bangsa meskipun kita berbeda pilihan berbeda suku berbeda agama ras dan golongan tetapi tetap dalam ikatan dengan Bhineka Tunggal Ika Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana simbol yang telah diikatkan di kepala kita masing-masing, kita tetap merah putih. Sekali lagi mari kita wujudkan Pileg dan Pilpres yang aman damai dan sejuk di tanah Papua.

Kasdam XVII/Cen yang menyampaikan bahwa, Kegiatan deklarasi bersama hari ini dimana kita akan melaksanakan pesta demokrasi, tadi sudah banyak disampaikan oleh bapak Kapolda. Saya mewakili Bapak Panglima Kodam Cenderawasih menyampaikan kita untuk menjaga bersama – sama dan memonitor jalannua Pileg dan Pilpres tahun 2019. Hari ini kita nyatakan deklarasi bersama dalam rangka untuk menjaga keamanan pesta demokrasi yang dami. Mari kita jaga bersama agar tidak ada konflik di kemudian harinya, siapapun yang dipilih siapapun yang menang, tetap yang bahagia adalah masyarakat, yang menang adalh masyarakat. siapapun yang menang tetaplah yang menang adalah kita.

Masyarakat jangan terpropokasi, masyarakat harus anti hoax, kemarin kita sudah dekelrasi anti hoax di tempat ini juga. Kami XVII / Cendrawasih siap dukung kegiatanl Kepolisian dalam menjaga keamanan pesta demokrasi tahun 2019.

Ketua Bawaslu Provinsi Papua yang menyampaiakan bahwa, Kita sebagai warga Papua khususnya warga Negara Indonesia yang hadir di tempat ini dalam rangka deklarasi untuk mempersiapkan diri menyambut dan memasuki Pileg dan Pilpres tahun 2019. Kita telah sukses melaksanakan pemilihan Gubernur di 29 Kabupaten Kota dan juga pemilihan Bupati di 7 Kabupaten ini sebuah kebanggaan bagi kita walaupun ada proses-proses yang masih berlangsung terkait tentang sengketa, kita tetap menghormati dan menghargai itu sebagai bagian dari tahapan Pemilu atau Pemilukada sebab itu adalah ketentuan undang-undang. Mari bersama – sama mengawal dan mengawasi semua rangkaian proses pemilu yang akan kita lakukan di Papua, oleh karena itu kami dari Bawaslu mengharapkan dan meminta dukungan dari semua rakyat Papua untuk bersama-sama ikut berpartisipasi aktif dalam mengawasi setiap tahapan-tahapan yang akan dilakukan sebagai pengawasan Pemilu.

Dilanjutkan dengan pembacaan Deklarasi pernayataan sikap masyarakat di Tanah Papua oleh Ketua LMA Port Numbay Goerge Awi:

1) Siap menjaga keutuhan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

2) Siap mensukseskan Pemilu 2019 yang aman dan damai tanpa hoax, politisasi sara dan politik uang.

3) Menjunjung proses Demokrasi di Indonesia.

4) Menjaga kerukunan antara umat beragama.

5) Mendukung TNI dan Polri dalam pengamanan Pemilu 2019.

6) Tunduk dan patuh terhadap peraturan perundang – undangan yang berlaku.

Dilanjutkan dengan membubuhkan tanda tangan diatas kain putih yang dibentangkan sepanjang jalan pelaksanaan Deklarasi tersebut. (ba)

Bagikan :

News Feed