oleh

Bupati Harap Para Kepala Kampung Dan Masyarakat Dukung Program Bumkam

Wamena – Kawattimur, Bupati Kabupaten Jayawijaya, Jhon Wempi Wetipo, SH.MH mengharapkan kepada 328 kepala kampung dan masyarakat untuk dapat mendukung dan memanfaatkan peluang program Badan Usaha Milik Kampung (Bumkam) yang sudah diterapkan di Kabupaten Jayawijaya.

“Kepala kampung harus pandai mengakomodir warganya untuk bisa memanfaatkan program ini dengan baik khususnya dalam menggunakan dana kampung,” kata Bupati Jayawijaya, Wempi Wetipo, SH.MH, saat ditemuidi ruang kerjanya, Senin (24/9/2018).

Kata Bupati Wempi, program Bumkam yagn sudah diterapkan di Kabupaten Jayawijaya memiliki potensi dan prospek yang baik kedepannya, terutama dalam pengembangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di kampung.
Menurutnya, melalui program BUmkam yang diterapkan, masyarakat dapat mengetahui potensi-potensi yang baik untuk dikembangkan dan memberikan penghasilan yang baik juga kepada warga masyarakat, sehingga sangat penting peran kepala kampung dalam memberikan arahan kepada warga masyarakatnya agar bisa mendukung dan memanfaatkan program Bumkam di masing-masing kampung.

“Saya rasa ini peluang yang harus dijaga kepercayaan ini dengan baik, karena kalau kepala desa tidak kelola dana dengan baik, maka dia akan kekurangan banyak dana,” ungkap Bupati Jayawijaya.
Dirinya berharap, setiap kepala kampung dan masyarakat harus dapat mengelola dan menggunakan dana desa dengan baik, sehingga dapat memberikan masukan pendapatan asli kampung bagi kampungnya masing-masing.
Dijelaskannya, kepala kampung dan masyarakat harus berpikir positif dalam mengelola dan menggunakan dana desa dengan baik untuk dapat memproduksi dan mengelola hasil potensi yang ada di kampung, sehingga menjadi pendapatan asli kampung yang tentunya dapat mensejahterakan masyarakat di kampung.
“Uangnnya itu bukan pemerintah yang pegang, tetapi ada dalam tanah, kalau kita menananam kita akan hasilkanuang, tidakada uang di pemerintah, karena pemerintah kasih uang itu hanya perangsang saja,” kata Bupati Wempi.

Potensi Pariwisata dan Pertanian yang ada di setiap kampung di Kabupaten Jayawijaya akan dijadikan program unggulan dalam penerapan dan pengembangan Badan Usaha Milik Kampung (Bumkam).
“Potensi pariwisata di Kabupaten Jayawijaya sangat menjanjikan untuk dijadikan salah satu program penting di setiap kampung yang ada di Kabupaten Jayawijaya, selain itu juga tidak kalah pentingnnya program pengembangan potensi pertanian,”kqta Bupati.

Melalui program Bumkam yang diterapkan di Kabupaten Jayawijaya, kedepannya masyarakat Kabupaten Jayawijaya khususnya yang ada di Kampung-kampung akan lebih sejahtera dan makmur, dikarenakan pengelolaan dana melalui program Bumkam dapat tepat guna pada sasarannya.
“Ini sudah saatnya era kebangkitan untuk mengangkat harkat dan martabat masyarakat yang ada di kampung supaya bisa menjadi tuan di negeri mereka sendiri,” kata Bupati Wempi.
Kata Bupati Wempi, Bumkam yang diterapkan kedepannya juga akan merekrut tenaga kerja yang cukup banyak jika pemanfaataannya dikelola dengan baik di tingkat kampung khususnya di 328 kampung yang ada di Kabupaten Jayawijaya.

Selain itu, Kabupaten Jayawijaya merupakan salah satu Kabupaten yang dijadikan Pilot Project dalam penerapan dan pengembangkan Bumkam dengan pengelolaan potensi-potensi yang ada di Kabupaten Jayawijaya.
Sementara itu, Konsultan Badan Usaha Milik Kampung (Bumkam), Bapak Ahmad mengungkapkan, pertemuan yang dilakukan dengan pemerintah kabupaten Jayawijaya dalam hal ini dengan Bupati Kabupaten Jayawijaya merupakan pertemuan lanjutan dalam rangka mengevaluasi kegiatan studi banding kepala kampung ke Jogja dan Jakarta pada agustus lalu.

Untuk kelanjutan programnya, kata Bapak Ahmad, pihaknya bersama pemerintah Kabupaten Jayawijaya akan melounching dan memasang 20 ATM Briling di Kabupaten Jayawijaya serta melakukan audens dengan bapak menteri pedesaan bersama pemerintah dan masyarakat Jayawijaya.
Yang akan dijadikan contoh untuk Bumkam, kata Ahmad, pihaknya telah memastikan ada 8 kampung yang akan dijadikan contoh dari jumlah kampung yang ada di Kabupaten Jayawijaya.
Selain itu pihaknya juga akan meresmikan 8 tempat pengelolaan madu yang ada di Kabupaten Jayawijaya serta pabrik pengelolaan kopi yang ada di Distrik Wollo Kabupaten Jayawijaya.(NP)

Bagikan :

News Feed