oleh

Pemda Jayawijaya Beri Dukungan Tim Akreditasi RSUD Wamena

Wamena Kawattimur, – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya akan berupaya untuk mendorong dan terus mendukung segala upaya yang dilakukan Tim akreditasi RSUD Wamena.

Hal itu disampaikan Sekda Kabupaten Jayawijaya, Yohanis Walilo, S.Sos.M.Si usai memimpin apel bersama, Senin (24/9/2018) sekaligus melakukan penandatangan dukungan pemerintah Jayawijaya dalam mendukung terakreditasinya RSUD Wamena serta peningkatan tipe rumah sakit dari Tipe D ke Tipe C.

Menurut Sekda Jayawijaya, dengan terakreditasinya RSUD Wamena, tentunya akan memperbaiki tingkat pemberian pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang ada di Kabupten Jayawijaya dan pegunungan tengah.
Terkait waktu yang dipersiapkan, jelas Sekda Walilo, pemerintah telah menyiapkan segalanya pada tahun 2017 lalu dan baru dapat dilakukan pada tahun 2018.

Sementara itu, Direktur RSUD Wamena, dr. Felly Sahureka mengungkapkan, terakreditasinya RSUD Wamena bukanhanya menjadi tanggungjawab rumah sakit saja, melainkan tanggungjawab semua SKPD terkait yang ada dalam naungan pemerintah Kabupaten Jayawijaya, karena RSUD Wamena merupakan rumah sakit milik pemerintah Kabupaten Jayawijaya.

Terkait kesiapan tim akreditasi sendiri, jelas dr. Felly bahwa tim sudah menyiapkan segala dokumen yang di perlukan serta regulasi dan juga sarana dan prasarana pendukung untuk menuju akreditasi RSUD Wamena, karena masih banyak sarana penting yang harus dilengkapi, misalnya sarana cuci tangan serta sarana pendukung lainnya.
Dikatakan dr. Felly, untuk menuju kepada akreditasi, pihaknya masih membutuhkand ana yang cukup besar, dan untuk hal ini pihaknya telah mengusulkan dalam perubahan sebesar 1,5 Miliar, karena ada beberapa ruangan yang harus dibenahi serta penyediaan tenaga kesehatan.

Ditempat yang sama, Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Darwin Rumbiak yang menwakili kepala dinas kesehatran provinsi Papua mengungkapkan, akreditasi sangat penting karena prosesnya sebagai standar mutu yang diakui pemerintah dalam hal pelayanan kesehatan.

Selain itu, dengan terakreditasinya rumah sakit, semua pelayanan kepada pasien akan berjalan dengan baik.
Menurutnya, dalam mewwujudkan proses akreditasi ini, rumah sakit tidak dapat berjalan sendiri tanpa adanya dukungan dari pihak lain, sehingga sangat diharpkan adanya dukungan dari SKPD terkait dan juga pemerintah Kabupaten Jayawijaya.

“Kami dari provinsi hanya bisa berharap peran serta pemerintah Jayawijaya untuk mendukung terlaksananya program pemerintah dalam hal akreditasi ini,” kata Darwin.

Dijelaskan, proses menuju akreditasi yang dilakukan RSUD Wamena menggunakan pola terbaru yaitu pola standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (snars) 2016, dan program ini merupakan salah satu program yang pertama digunakan oleh RSUD Wamena Kabupaten Jayawijaya.(NP)

Bagikan :

News Feed