oleh

1 Warga Tewas Dalam Rusuh di Oksibil

JAYAPURA-Kawattimur,
Polda Papua akhirnya memastikan tentang adanya korban tewas dalam insiden bentrokan dua kelompok massa pendukung Yance Tapyor dan Andi Balyo pada Selasa (2/10) di Oksibil, ibu kota Kabupaten Pegunungan Bintang.
Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal saat dikonfirmasi melalui via selulernya pada Kamis (4/10)

“Untuk korban yang mengalami luka-luka terdiri dari 3 warga sipil dan 1 anggota Brimob saat ini sedang mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara,” ungkapnya
Disinggung penyebab tewasnya 1 warga sipil tersebut, Kamal belum tahu pasti penyebabnya apa. Yang pasti korban sudah diambil oleh keluarganya.

“Dua orang yang menggerakan masa belum diamankan, dan besok akan dilakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan kedua kelompok yang bertikai untuk membahas persoalan yang terjadi,” jelasnya.

Dijelaskan Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin saat ini sedang berada di Kabupaten Pegunungan Bintang melakukan pertemuan dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat. Dan Hari ini (4/10) akan dilakukan pertemuan kembali dengan kedua belah pihak.

“Untuk kondisi di Pegunungan Bintang saat ini sudah kondusif, hanya saja kewaspadaan dilakukan aparat kepolsiian dan TNI,” terangnya
Dikatakan, sejauh ini pihaknya sudah menurunkan personil tambahan sebanyak 2 SST dari Polda Papua untuk membeckup pengamanan di Oksibil pasca bentrok yang terjadi pada Selasa (2/10).

“Kami sudah turunkan tambahan personil sebanyak 60 orang ditambah 100 anggota yang sudah BKO disana guna mengantisipasi bentrok susulan antara dua kubu yang pro dan kontra terhadap bupati,” terangnya.
Lebih lanjut dijelaskan saat ini tak ada lagi warga yang mengungsi, semuanya telah kembali ke tempat mereka masing-masing.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Pegunungan Bintang Victor Kalakmabin mengecam tindakan yang dilakukan oleh anggota kepolisian yang ada di Pegunungan Bintang.
“Ada satu orang warga masyarakat yang meninggal, dan aktivitas di Oksibil saat ini masih lumpuh,” ungkapnya. (al)

Bagikan :

News Feed