oleh

2 Dandim Dibawah Komando Korem 172 Diganti

Jayapura-Kawattimur, Dua jabatan Komandan Kodim diganti, yakni Komandan Kodim 1701/Jayapura Letkol Inf Nova Ismailyanto S.IP digantikan oleh Letkol Inf Johanis Parinussa dimana sebelumnya telah menjabat sebagai Komandan Yonif 754 di Timika dan Komandan Kodim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Marianus M.Lukas Sadipun yang digantikan oleh Letkol Inf Candra Dianto SH yang sebelumnya menjabat di Komandan Detasemen Intel Kodam XVII/Cenderawasih.

Serah terima jabatan dipimpin langsung Komandan Korem 172/PWY Kolonel Inf J.Binsar Parluhutan Sianipar di Markas Korem Abepura.

banner banner

Sertijab di lingkungan TNI Angkatan Darat ini merupakan bagian dari dinamika organisasi yang berkaitan dengan pembinaan personil dan pembinaan satuan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kinerja dan produktivitas organisasi serta pengembangan karir bagi prajurit yang bersangkutan.

“Untuk Komandan Kodim yang lama beserta istri saya sampaikan apresiasi dan penghargaan yang sebesar-besarnya atas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab jabatan selama ini,” kata Danrem kepada Wartawan usai memimpin sertijab, Rabu 24 Oktober.

Binsar berpesan kepada pimpinan yang menduduki jabatan baru ditempat yang baru untuk selalu berkomitmen dan berbuat yang terbaik serta senantiasa tetap menjaga silaturahmi dengan Korem 172 PWY.

Lanjutnya, bahwa jabatan merupakan amanah dan kehormatan, untuk itu harus melaksanakan setiap tugas dan tanggung jawab yang diberikan bangsa dan negara dengan sebaik-baiknya. “Dimanapun pimpinan baru bertugas, agar dapat beradaptasi dengan situasi dan kondisi lingkungan sekitar,”harapnya.

Ia menekankan, seiring dengan perubahan dan perkembangan lingkungan strategis pada dewasa ini, maka tantangan tugas yang di hadapi TNI AD semakin kompleks dan dinamis.

“Kepada seluruh anggota Korem 172/ Praja Wira Yakthi dan jajaran Satgas di kolakopsrem 172/ Praja Wira Yakthi agar terus mengikuti setiap perkembangan situasi wilayah, serta merespon setiap dinamika perkembangan yang terjadi di wilayah secara arif dan bijaksana dan melibatkan tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat,”tandasnya. (Tan).

banner banner
Bagikan :

News Feed