oleh

Panitia Besar PON Papua Minta Seluruh OPD Serius

banner

JAYAPURA Kawattimur,- Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua dituding tak serius mensukseskan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020.

Penegasan itu disampaikan Ketua Harian PB PON Papua, Yunus Wonda, usai melakukan rapat dengan tiga pimpinan OPD di Kantor Sekretariat PB PON Papua, Rabu 24 Oktober 2018.

Yunus mengatakan, PB PON Papua sudah tiga kali mengundang pimpinan OPD yang masuk dalam kepanitaan PON, tetapi sebagian besar tidak hadir. “kita sudah berikan undangan kepala OPD, tetapi yang hadir hanya Kadisorda Papua, Kedis Perkebunan dan Karo Umum,” ujarnya.

Yunus yang juga selaku Ketua DPR Papua mengaku, kecewa dengan sikap kepala OPD Papua. “saya tidak tahu kesibukan kepala OPD apa, tapi kita bicara PON, kita mau lihat program kepala OPD apa saja untuk mensukseskan PON, karena kita di PB PON yang akan bertanggungjawab untuk semua pelaksaan ivent empat tahunan tersebut,” kata Wonda.

Oleh karena itu, Yunus minta kepada kepala OPD yang masuk dalam kepanitiaan PON untuk dapat mempresentasikan program 2019.

“Program OPD tahun 2019 ada keterkaitannya dengan PON, makanya, saya minta mereka presentasikan, agar kubutuhan masalah anggaran itu nanti dibicarakan antara eksekitif dan legislatif,” tegasnya.

Yunus mengaku, akan melaporkan kepala OPD kepada Gubernur Papua selaku ketua PB PON Papua.
“saya akan laporkan masalah ini ke Gubernur, tiga kali kami undang untuk rapat tidak ada kepala OPD yang datang, padahal bapak Gubernur selalu ingatkan untuk selalu bicara tentang PON di Papua,” tegasnya.
Yunus menuturkan, rapat yang dilaksanakan ini tujuannya untuk mendengar program kerja dari masing-masing OPD untuk mendukung pelaksanaan PON di Papua.

Seperti Dinas Perkebunan dan Pertanian, berapa hektar lahan yang sudah disiapkan untuk tanam cabe dan sayur. Kemudian Peternakan, kebutuhan telur dan daging untuk PON berapa banyak.

Menurut Yunus, jika pasokan bahan makanan di Papua cukup tidak perlu harus datangkan dari luar. Oleh karena itu, dengan rapat ini kami dari PB PON hanya ingin mendengar program mereka untuk PON 2020.

“saya harap rapat berikutnya semua kepala OPD bisa hadir, dan presentasikan program kerjanya untuk mendukung PON 2020 di Papua,” tandasnya.

Sebelumnya, Gubernur Papua Lukas Enembe meminta Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Papua untuk seluruh program kerja hanya difokuskan untuk persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 di Papua.

“Jadi, kita fokus PON XX tahun 2020 semua OPD tidak ada kegiatan lain nanti tahun 2021 baru kita bicara program kerja dan visi misi,” katanya.

Untuk mensukseskan PON XX, kata Gubernur Lukas Enembe, Pemprov Papua akan merampingkan beberapa OPD bahkan ada penghapusan OPD berdasarkan Peraturan Dasar Khusus (Perdasus).
“Ini harga diri kita dan martabat masyarakat Papua. Semua SKPD jangan ko bicara program. Untuk apa ko bicara program. Ko kerja pikir untuk bagaimana sukseskan PON,” tegasnya.

Ditambahkan, event olahraga nasional empat tahunan ini menjadi tanggung jawab bersama, sehingga dalam waktu dekat Bupati/Wali kota Se-Papua diundang untuk membahas persiapan PON nanti. (get)

banner
Bagikan :

News Feed