oleh

Asisten III Setda Papua Buka Kegiatan POPPROV 2018

banner

JAYAPURA Kawattimur– Gubernur Papua Lukas Enembe diwakili Asisten 3 Sekda Papua Elysa Auri secara resmi membuka event olahraga Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Popprov) Papua yang berlangsung pada tanggal 12-18
November 2018 di Kota dan Kabupaten Jayapura.

Kegiatan yang berlangsung, Senin, November 2018 ditandai dengan pelepasan balon diudara dan dihadiri pimpinan forkompimda Papua serta perwakilan kontingen kabupaten/kota.
Dalam arahannya, Elysa Auri mengatakan, berdasarkan UU RI No. 3 tahun 2005 tentang sistem keolahragaan Nasional, dimana pemerintah pusat memberikan kesempatan dapat melakukan pembinaan keolahragaan pendidikan diseluruh Indonesia.

Oleh karena itu, Popprov Papua ini merupakan ajang yang dibentuk pemerintah Papua dalam rangka pembinaan kepada seluruh atlet di Papua untuk berprestasi diberbagai cabang olahraga yang dipertandingkan.

Apalagi Provinsi Papua dipercayakan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar (Popnas) dan Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Peparnas) tahun 2019, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020.
“Untuk itu harapan pemerintah Papua, Popprov kali ini dapat memberikan kontribusi penuh kepada atlet-atlet pelajar di Papua untuk berpartisipasi dan juga mengisi PON 2020 mendatang. Sekaligus berprestasi di 6 cabang olahraga yang dipertandingkan pada Popprov,” ujarnya.

Pemerintah Papua juga memberikan apresiasi kepada para atlet, semua pihak yang telah mendukung penyelenggaraan event olahraga ini guna memajukan prestasi olahraga di tanah Papua.
“Mari kita menjunjung partisipasi agar sukses prestasi, penyelenggaraan pada Popprov, sehingga tertib dan aman, dan tujuan dapat tercapai sesuai harapan semua, serta para atlet dapat berprestasi dan berkompetisi dengan baik mempersiapkan diri pada tuan rumah Popnas dan Peparnas 2019,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Panitia Popprov Timotius Matuan yang juga Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Disorda Papua mengungkapkan Popprov sebagai sarana untuk mengukur sejauhmana prestasi pembinaan dan
pengembangan olahraga pelajar di Kabupaten/Kota.

Sekaligus menjaring atlet pelajar potensi guna dipersiapkan mengikuti Popnas 15 dan PON 20 di tanah Papua.
“Jumlah keseluruhan atlet ada 538 atlet, pelatih 109 dan official 19 orang dari 18 kabupaten diantaranya; Kota Jayapura (30 Atlet, 6 Pelatih/Official), Kabupaten Asmat (13 Atlet, 9 Pelatih/Official,) Kabupaten Jayapura (65 Atlet, 13 Pelatih/Official), Kabupaten Jayawijaya (40 Atlet, 15 Pelatih/Official), Kabupaten Merauke (53 Atlet, 9 Pelatih/Official), Kabupaten Waropen (59 Atlet, 13 Pelatih/Official), Kabupaten Mimika (14 Atlet, 5 Pelatih/Official), Kabupaten Supiori (18 Atlet, 9 Pelatih/Official), Kabupaten Keerom (31 Atlet, 5 Pelatih/Official), Kabupaten Nabire (24 Atlet, 7 Pelatih/Official), Kabupaten Mamberamo Tengah (6 Atlet, 3 Pelatih/Official), Kabupaten Intan Jaya (4 Atlet, 3 Pelatih/Official), Kabupaten Biak Numfor (92 Atlet, 11 Pelatih/Official), Kabupaten Dogiay (4 Atlet, 3 Pelatih/Official), Kabupaten Nduga (28 Atlet, 3 Pelatih/Official), Kabupaten Sarmi (5 Atlet, 2 Pelatih/Official), Kabupaten Keerom (33 Atlet, 7 Pelatih/Official), dan Kabupaten Peg. Bintang (6 Atlet, 5 Pelatih/Official).

Ditambahkan, bahwa wasit/juri berasal dari pengurus provinsi di 6 cabang olahraga yang dipertandingkan. Selain itu pemenang masing-masing cabang olahraga diberikan medali dan piagam penghargaan bersama dengan wasit/juri pertandingan. (get)

banner
Bagikan :

News Feed