oleh

Kematian Ibu Dan Anak Di Jayawijaya Tinggi

banner

Wamena Kawat Timur, – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya dr. Willy Mambiuew mengakui, kematian Ibu dan anak di Kabupaten Jayawijaya pada tahun 2018 cukup tinggi.
Kepala Dinas Kabupaten Jayawijaya memastikan, secara angka pada tahun 2018, kematian ibu dan anak cukup tinggi dan hal itu telah dipaparkan oleh teman-teman Dinas Kesehatan.

“Teman-teman sudah sampaikan bahwa cakupan itu masih tinggi, secara nasional itu kita masih diatas angka itu, seharusnya kita di bawah angka 10, artinya kita punya angka kematian cukup tinggi,” jelas dr. Willy.

Untuk megantisipasi dan menekan tingginya angka kematian di Wamena, sudah menjadi perhatian pemerintah Kabupaten Jayawijaya, sehingga dirinya akan membicarakan hal ini dengan teman-teman dari bidang yang menangani hal ini untuk dapat berupaya menekan bahkan mengurangi tingginya akan kematian ibu dan anak di Jayawijaya.

Dijelaskan, jika dilihat secara makro, faktor penyebab tingginya angka kematian ibu dan anak diantaranya peralatan pertolongan persalinan, kurangnnya penanganan sebelum melahirkan.
Terkait peran aktif Ibu hamil, Dinas Kesehatan telah memberikan makanan tambahan dan setiap Ibu hamil selalu aktif untuk datang pada posyandu untuk memeriksakan kehamilannnnya, namun secara edukasi penanganan calon ibu dan ibu sebelum dan sesudah melahirkan yang masih kurang.

Terkait tingginya angka kematian Ibu dan anak di Jayawijaya menjadikan hal ini perioritas dan perhatian dari pemerintah Jayawijaya dan membuat Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE.M.Si angkat bicara.

Dirinya berharap kepada dinas kesehatan dan RSUD Wamena untuk dapat berupaya maksimal dalam hal menekan dan menurunkan angka kematian ibu dan anak di Kabupaten Jayawijaya.
Menurutnya, pada tahun 2018, kinerja Dinkes dan RSUD Wamena harus lebih fokus kepada upaya menekan dan menurunkan angka kematian ibu dan anak, melalui kegiatan rutin Posyandu dan Imunisasi yang baik.

“Ini tolak ukur kinerja Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya untuk tahun pertama kerja,” ungkap Bupati Jayawijaya.

Dirinya kembali berharap kepada dinas kesehatan dan RSUD Wamena untuk dapat melaporkan situasi dan keadaan di lingkungannya terutama di RSUD dan Puskesmas dalam hal penanganan Ibu hamil dan ibu melahirkan.(NP)

banner
Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed