oleh

Wujudkan Pemilu dan Pilpres Damai, Umat Beragama di Papua Gelar Doa serta Puasa Bersama

Jayapura-Kawattimur, Guna mewujudkan Pemilu Legislatif serta Pemilihan Presiden yang kondusif, aman dan damai, umat beragama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama provinsi Papua menggelar doa dan puasa bersama di Hotel Sahid Jayapura, Senin 11 Febuari. Doa dan puasa bersama itu diikuti seluruh umat beragama yang ada di Papua yakni Kristen Protestan, Katolik, Muslim, Hindu dan Budha.

Menyikapi kegiatan bersama itu, Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal menyambut baik acara tersebut dengan mengatakan, bahwa peran tokoh agama dalam mewujudkan Papua damai sangat sentral.

Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal

“Kami Pemerintah Provinsi Papua sangat menyambut baik deklarasi Pemilu dan Pilpres damai di Tanah Papua, karena Papua adalah tanah yang diberkati maka harus dijaga agar tetap damai sekalipun menggelar pesta demokrasi nasional,”ujar Wagub.

Lanjutnya, dalam mewujudkan Pemilu dan Pilpres Damai peran tokoh agama sangat besar dan ujung tombak, karena menjadi contoh bagi seluruh masyarakat. “Tokoh agama menjadi penentu banyak hal, karena menjadi panutan masyarakat,”kata Wagub.

Untuk itu, Wagub berharap sebaiknya para tokoh agama tidak teribat dalam politik praktis agar tak terkotak-kotak. “Seyogyanya tokoh agama jangan ikut politik praktis, karena tokoh agama tidak urus dunia tapi urus sorga,”ucap Wagub.

Dalam status sosial serta peranan, Wagub mengakui, bahwa tokoh agama lebih tinggi dibandingkan pemerintah ditengah-tengah masyarakat. “Masyarakat percaya tokoh agama, pemerintah juga demikian jadi tingkatannya lebih tinggi,” paparnya.

Wagub mengatakan, Papua mempunyai peran penting dalam perhelatan pesta demokrasi 5 tahunan, dan hal itu sudah terbukti pada Pemilu 5 tahun lalu.  “5 tahun lalu Papua mungkin dipandang sebelah mata karena jumlah penduduknya yang tidak terlalu signifikan dibanding pulau Jawa, namun saat itu Papua menjadi penentu, dan yang terpenting kerukunan umat beragama tetap terbangun dengan baik,” tutup Wagub.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Papua Pendeta Livius Biniluk dalam sambutannya mengatakan, Papua harus tetap di jaga sebagai zona damai sekalipun menyelenggarakan kegiatan nasional. “Pemilu dan Pilpres akan kita hadapi, tapi hal yang utama harua terus dijaga adalah kedamaian yang lahir dari adanya kerukunan antar umat beragama,”tuturnya. (Ba)

Bagikan :

News Feed