oleh

Bupati Jayawijaya Bakal Tahan Gaji Guru Yang Tidak Melaksanakan Tugas

Wamena Kawat Timur, – Bupati Kabupaten Jayawijaya tidak akan segan-segan menahan gaji guru yang tidak melaksankan tugas dan tanggungjawabnya sebagai tenaga pengajar, apalagi sampai tidak berada dan melaksankan tugasnya di sekolah.

Menurut Bupati Kabupaten Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE.M.Si, hal tersebut harus dilakukan dalam rangka memperbaiki kinerja tenaga guru yang selama ini tidak melaksankan tugasnya sebagai tenaga pengajar dan para kepala sekolah serta guru dapat betah berada ditempat tugas untuk mengajar anak didik, terutama yang ada didaerah pinggiran.

“Apabila saya turun ke kampung atau distrik dan mendapati ada sekolah yang tidak beroperasi maka pemda akan menahan gaji guru di sekolah tersebut,” tegas Bupati Banua belum lama ini ketika membuka kegiatan sosialisasi Penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), tahun pembelajaran 2018/2019 di Gedung Bazda Yapis Wamena.

Dijelaskan, penegasan ini tidak hanya berlaku bagi tenaga pengajar atau guru saja, melainkan semua perangkat pendidikan yang ada di satu sekolah, baik kepala sekolah dan juga tenaga pengajarnya.

Terkait dukungan pemerintah terhadap pelaksanaan Ujian Nasional di Jayawijaya, Bupati menjelaskan, pemerintah Jayawijaya dalam upaya mendukung pelaksanaan UNBK di tahun 2019 ini, pemerintah telah memberikan dukungan berupa pengadaan 160 unit computer guna menunjang pelaksanaan UNBK.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Jayawijaya, Bambang Budiandoyo mengungkapkan, sosialisai ini untuk memastikan agar ujian nasional baik UNBK maupun UNBKP dapat berjalan dengan baik.

“Kita ingin sosialisasi ini mendukung sukses dipersiapan begitu juga dalam pelaksanaan, dan sukses hasil,” kata Bambang.

Menurutnya, untuk tahun ini ada peningkatan dari pelakasanaan UNBK karena Kabupaten Jayawijaya adallah satu daerah di pegunungan tengah yang melaksanakan UNBK.

Dijelaskan, Sosialisasi yang berlangsung di Gedung Bansda YAPIS, dikuti oleh para kepada sekolah, guru, dan operator, dari semua jenjang mulai dari SD,SMP, SMA/SMK, dan SMTK.(NP)

Bagikan :

News Feed