oleh

Akses Jalan Sulit Ditempuh, 71 Siswa SMK N-5 Penerbangan Waibu Numpang Ujian Nasional di Sekolah lain

Sentani Kawattimur- Sebanyak,71 siswa SMK N-5 Penerbangan Waibu terpaksa menumpang disekolah lain yakni, SMK N-1 Sentani guna mengikuti ujian nasional berbasis komputer,( UNBK). Hal itu disebabkan karena akses jalan yang ditempuh menuju sekolah sulit setelah banjir bandang menerjang Sentani beberapa waktu lalu.

“ Dihari pertama kemarin pada mata pelajaran Bahasa Indonesia semua siswa hadir dan selesai ikuti UNBK dan dihari ke dua ini mereka ikuti ujian Matematika dan sejauhmana ini berjalan aman dan lancar dan diharap hingga dihari ke-empat yang merupakan hari terakhir ujian siswa hadir dan menyelesaikan UNBK dengan baik,” ucap Kepala sekolah SMK N-5 Penerbangan Waibu, Budi Rianto kepada wartawan, Selasa tanggal 26 Maret 2019.

Ia mengaku bahwa, bencana banjir bandang juga ada yang menimpa siswanya. Walaupun menjadi korban mereka tetap ikuti ujian UNBK meskipun tanpa mengenakan seragam sekolah setelah seragamnya hanyut terbawa air pada saat banjir bandang,” ujarnya.

Budi menjelaskan,sebenarnya rencana UNBK akan dilaksanakan di sekolah sendiri tetapi akibat dampak banjir bandang yang terjadi menyebabkan akses jalan yang ditempuh menuju sekolah agak sulit sehingga diputuskan menumpang disekolah lain yakni,SMK N-1 Sentani.

“ Kami hanya meminjam satu ruangan saja dan itu dibagi dalam tiga dua dengan rincian antara lain,sesi pertama diisi 36 siswa sedangkan sesi kedua diisi 35 siswa sehingga jumlah keseluruhannya 71 siswa,” jelasnya.

Harapan siswanya tetap semangat walaupun kita terkena dampak bencana banjir bandang. Dengan semangat maka hasil yang kita peroleh akan membuahkan hasil juga dalam hal ini mendapatkan nilai 100 persen,”harapnya.

Disamping itu,Budi mengharapkan agar pihak PLN dan Telkomsel ikut membantu terselenggaranya UNBK tersebut hingga dihari terakhir yakni, Kamis,” ujarnya. (tom)

banner
Bagikan :

News Feed