oleh

Klemen Tinal : Semua Kader Golkar Papua Wajib Hukumnya Coblos 01 Presiden dan Menangkan Jokowi-Ma’ruf

JAYAPURA, Kawattimur – Ketua DPD Golkar Provinsi Papua, Klemen Tinal tegas mengatakan semua kader Golkar yang ada di Papua wajib hukumnya coblos nomor 1, Pasangan Jokowi – Ma’ruf untuk Calon presiden dan Wakil Presiden pada Pemilu Serentak 2019.

Kata Klemen, hal itu sebagaimana hasil rapat koordinasi Golkar Papua dengan seluruh DPD tingkat Kabupaten/kota yang ada di Papua. “Golkar di Papua kita sudah rapat koordinasi dan berikan petunjuk bahwa semua kader golkar di manapun mereka berada, wajib Hukumnya Nyoblos Nomor 1, Wajib Hukumnya Menangkan Jokowi- Ma’ruf Amin,” kata Klemen Tinal kepada wartawan usai mendampingi Jokowi di Swisbel Hotel, Senin (1/4/2019) malam.

Rapat koordinasi Golkar Papua dengan seluruh DPD tingkat Kabupaten/kota yang ada di Papua.

Selaku Ketua DPD Golkar Papua, Klemen Tinal tegas mengatakan Golkar otomatis mendukung dan memenangkan Pasangan Jokowi – Ma’ruf di Papua. Bahkan dukungan yang diberikan Golkar Papua sudah dilakukan sejak awal-awal. ” Jokowi – Ma’ruf di doakan di Papua, kita semua mendokan, ketua MUI, Pendeta dan semua tokoh agama di Papua pasangan Nomor 01 Capres-cawapres menang di Tanah Papua,” kata Klemen.

Di kesempatan yang sama, Klemen mengatakan Jokowi juga melakukan pertemuan dengan Tim Pemenangan di Papua. Dimana dalam pertemuan tersebut, kata Klemen, semua tim berkomitmen untuk meraih suara terbanyak untuk Jokowi dua periode.

“walaupun dari sisi kuantitas suara Provinsi Papua dalam hal jumlah suara minoritas, plus minus sekitar 3 juta, tapi disini kita berkomitmen paling minimal beliau minta bisa tidak 85 persen, dan tim menjamin lebih dari itu bahkan bisa mencapai 90 hingga 100 persen suara,” kata Klemen

Inilah yang menjadi tugas kita wilayah di Timur Indonesia menepati komitmen tersebut. Dengan harapan, jika di Timur mendukung beliau (Jokowi,red) , menghargai beliau sebagai presiden, maka tentu suara yang lebih banyak juga diberikan oleh saudara-saudara di Provinsi lain.

Kata Klemen, dalam sejarah perjalanan Republik Indonesia di Papua, hanya Jokowi yang dalam 4,5 tahun bisa datang dan menyapa masyarkat Papua hingga 10 kali. ” Ini satu kehormatan bagi Papua, sehingga kita komitmen, gunung, lembah, pulau semua komutmen berikan suara untuk pak Jokowi,” tegas Klemen. (TA)

Bagikan :

News Feed