oleh

Masyarakat Batak Papua Galang Dana Bangun Gedung Persatuan (Sopo Godang)

JAYAPURA, Kawattimur – Kerukunan Masyarakat Batak (KMB) Provinsi Papua menggelar kegiatan penggalangan dana, untuk mempercepat pembangunan sopo godang (rumah pertemuan), di sela-sela pesta bona taon 2018-2019 di Km 9, Kampung Koya Koso, Kota Jayapura, Rabu (3/4).

Turut hadir dalam momen ini, antara lain, Penasehat dan Pengurus KMB Provinsi Papua Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten, Mimika, Keerom, Mamberamo Tengah, Kapolda Papua Irjen Martuani Sormin, para orang tua Suku Batak, masyarakat Batak dan para undangan yang hadir.

Sopo godang kini baru menyelesaikan pembangunan fondasi dan turap bagian belakang dan samping kiri-kanan. Fondasi ini bakal memikul sebanyak 48 tiang pancang. Satu tiang berkisar Rp 5-6 Juta,

Untuk menggalang dana percepatan pembangunan sopo godang ini dilakukan kegiatan lelang dipimpin Numberi Sinaga. Panitia menyiapkan sejumlah bingkai hiasan kaca, berupa ukiran burung cenderawasih, ulos, piring adat Serui dan paket ayam dan mujair bakar.

Perfomance Numberi Sinaga yang prima membuat kegiatan lelang yang meriah ini cukup berhasil menghipnotis penasehat, pengurus dan anggota KMB Provinsi Papua, untuk memberikan bantuan dana. Alhasil, 48 tiang pancang ternyata laku dilelang.

Prosesi penyerahan barang lelang dimeriahkan tari tor-tor dari marga dan etnis yang ada di KMB Provinsi Papua.

Ketua KMB Provinsi Papua Kenan Sipayung, SP, MSi mengatakan, pihaknya juga memberikan kertas, untuk diisi masing-masing Kepala Keluarga (KK).

Bantuan berupa dua buah batu tela, semen dan sirtu.  Kenan menjelaskan, rencana pembangunan sopo gadang merupakan hasil kesepakatan Musyawarah Besar KMB Provinsi Papua.

“Rencana pembangunan sopo godang bukan keputusan KMB Provinsi Papua, tapi hasil Musyawarah Besar KMB Provinsi Papua, agar kita membangun sopo godang,” ujarnya.

Tapi, jelasnya, sejak peletakan batu pertama pembangunan sopo godang pada tahun 2017 lalu, ternyata dana yang terkumpul hanya sekitar Rp 300 Juta. Perkembangan pembangunan sopo godang tak sesuai perencanaan semula, tapi pihak panitia pembangunan terus berupaya mendatangi pengurus dan anggota KMB Provinsi Papua, untuk menyampaikan sejauhmana progres pembangunan sopo godang. Pasalnya, sopo godang dibangun bukan untuk pribadi dan bukan pula untuk satu marga. Tapi seluruh KMB Provinsi Papua, merencanakan bersama apapun yang terjadi baik suka maupun duka.

Ia mengatakan, ada satu dua orang datang menawarkan untuk membangun sopo godang ini secara pribadi.

“Tapi saya bilang jangan dulu kita butuh kerjasama seluruh pengurus dan anggota KMB Provinsi Papua. Yang sumbang Rp 100.000 pun itu atau Rp 50.000 pun itu kita hargai. Tak mungkin suku lain yang akan mempersatukan atau yang akan membangun sopo godang ini, kalau bukan kita,” terangnya.

Sementara itu, Penasehat KMB Provinsi Papua Person Siagian menuturkan, pihaknya yakin melalui dukungan KMB Provinsi Papua, warga masyarakat Batak berkomitmen menempati sopo godang.

“Tahun lalu ada yang sampaikan orang Batak selama ini kita hanya bermimpi saja. Kita bermimpi memiliki sopo godang, tapi kita berkumpul dan tahun yang ketiga kita wujudkan mimpi itu. Kalau kita bangun sopo godang berarti kita membangun Papua. KMB adalah partner kerja Pemprov Papua dan Kabupaten/Kota untuk membangun Papua,” tukasnya.

Ia menuturkan, sopo godang ini juga nantinya dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan bekerjasama dengan pihak HKBP, hanya Tuhan belum mewujudkan. (Istmw)

Bagikan :

News Feed