oleh

Tahun 2020, Satu Data Penduduk Indonesia Bakal Diberlakukan di Kabupaten Jayapura

Sentani ( KT)- Pada tahun 2020,Pemerintah Indonesia akan membuat satu data penduduk Indonesia. Melalui data itu juga maka tidak ada lagi istilah data BPS dan kependudukan dan pencatatan sipil, (Dukcapil) tetapi yang ada hanya satu data penduduk Indonesia dan itu diberlakukan tepat ditahun 2020.

Kepala Badan Pusat Statistik, (BPS) Kabupaten Jayapura, Jeffry De Fretes,S.Kom,MM kepada wartawan usai dibukanya pelatihan petugas pemetaan dan pemutakhiran muatan wilayah kerja statistik sensus penduduk 2020 disalah satu hotel di Kota Sentani mengatakan, Guna diberlakukan data penduduk Indonesia itu, BPS diintruksi membuat satu data penduduk Indonesia khusus di Kabupaten Jayapura.

“Selama pembuatan data penduduk Indonesia,BPS akan bekerjasama dengan Dukcapil Kabupaten Jayapura. Dimana,melalui data dukcapil itulah nantinya kita akan turun kelapangan untuk memverifikasi data penduduk yang ada ditempat atau di RT/RW, Kampung,Lurah termasuk Distrik di Wilayah Kabupaten Jayapura,” katanya, Senin ( 8/4/2019) siang.

Untuk tahap awal yang dilakukan, Katanya lebih dulu dipetakkan wilayah kerja statistik mulai tingkat RT/RW, Kampung, Kelurahaan ,Distrik sampai Kabupaten Jayapura. Tentu melalui itu, akan diketahui wilayah kerja kita yang luas.

“ Melalui itu,kita juga akan memiliki peta RT/RW secara digital. Tujuannya agar data itu bisa digunakan semua pihak mulai dari Pemerintah daerah,Kampung,Kabupaten bahkan data itu juga bisa diakses oleh seluruh dunia. Maka dari itulah kami melatih petugasnya sekaligus mitra kerja BPS untuk bisa melakukan pemetaan tersebut,” katanya.

Masih katanya, melalui data Indonesia itu kita sudah bisa menentukan kantor Pemerintah, Jalan, Kantor Distrik,Kantor Kampung,sekolah,jembatan, gereja, akan terekam secara lengkap dengan keseluruhan,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten 1 Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, S.Sos, M.KP minta agar petugas sensus melakukan tugas-tugas pendataan yang berkaitan dengan integritasi data di Indonesia.

‘Proses yang dilakukan secara disinergitas sekaligus sinkronisasi terdata lingkungan mulai RT/RW , Kampung,Distrik. Tujuan sehingga data itu tersintegrasi menuju sistem pendataan yakni satu data penduduk Indonesia khusus di Kabupaten Jayapura pada tahun 2020,” ucapnya. (TOM)

Bagikan :

News Feed