oleh

Tidak Ada Intervensi Kepala Distrik Dan Kepala Kampung Dalam Pemilu

Wamena (KT) – Bupati Kabupaten Jayawijaya, Jhon Ricahard Banua, SE.M.Si menegaskan agar 40 kepala Distrik dan 328 Kampung dan 4 kelurhan yang ada di Kabupaten Jayawijaya untuk tidak boleh melakukan intervensinya pada pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019 nanti.

Hal itu disampaikan Bupati Kabupaten Jayawijaya usai melakukan pertemuan dengan Tim Gakumdu Kabupaten Jayawijaya, Senin (8/4/2019) di ruang kantor Bupati Kabupaten Jayawijaya.

Dijelaskan Bupati, dalam perteman dengan Tim Gakumdu di ruangannya, pokok bahasan yang dibicarakan dalam rapat koordinasi ialah keterlibatan Kepala Distrik dan Kepala Kampung dalam hal intervensi pada pelaksanaan Pemilu nanti.

“Gakumdu menngingatkan bahwa untuk keterlibatan ASN langsung terutama Kepala Distrik dan Kepala Kampung dalam Pilpres dan Pileg nanti,” ungkap Bupati Jayawijaya.

Menurutnya, untuk hal himbauan ini, dirinya selalu mengingatkan kepada ASN yang ada di lingkungan Pemerintah Jayawijaya untuk tidak terlibat apalagi melaukan upaya intervensi pada Pilpres dan Pileg nanti.

Upaya lain yang akan dilakukan pemerintah Kabupaten Jayawijaya ialah, akan segera menggelar pertemuan dengan kepala distrik untuk menyampaikan kepada kepala distrik agar nantinya disampaikan kepada kepala kampung yang ada di Wilayahnya sehingga kedepannya tidak terjadi pelanggaran baik yang dilakukan oleh kepala distrik maupun kepala kampung.

“Apabila ada, nanti akan di proses di Gakumdu dan nantinya ASN akan diberhentikan,” kata Bupati Banua.
Bupati Banua memastikan, bagi ASN yang tidak membuat dan memasukan surat pengunduran dirinya karena ikut dalam pertarungan politik atau menjadi Caleg, maka pemerintah Kabupaten Jayawijaya tidak segan-segan akan memberhentikan dengan tidak hormat.

“Ada beberapa Asn yang”kami sudah tadatangan SK dan kita panggil tidak datang maka kami akan lakukan pemberhentian dengan tidak hormat,” kata Bupati Jayawijaya.

Menurut Bupati, ASN yang menngikuti pertarungan Politik atau ikut sebagai Caleg pada tahun 2019 ini berjumlah 10 orang yang terdiri dari Kepala Distrik, Sekretrasi Kampung, ASN yang lain dan beberapa Kepala Kampung.(NP)

Bagikan :

News Feed