oleh

KONI Pusat Lakukan Kunjungan Ke Beberapa Venue PON 2020

JAYAPURA Kawattimur,- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pusat, yang menghadiri undang Gubernur Papua terkait dengan Diskusi Olahraga Menuju sukses PON Ke-XX Tahun 2020 dan Peparnas XVI 2020, mengunjungi beberapa venue yang ada di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura. Di antaranya, Stadion Papua Bangkit, Kricket di Doyo Baru, Soffball dan Baseball di Uncen, Volly Indoor dan Pasir di Koya dan beberapa venue lainnya.

Wakil Ketua I KONI Pusat Mayjend TNI (Purn) Suwarno mengatakan, rencana untuk penyiapan venue, yang akan di gunakan untuk Hockey dan Kricket yang di kerjalan oleh pusat itu harapannya akan selesai pada bulan Juni tahun 2020.

Kemudian untuk kolam renang dan Istora itu juga sudah mulai di kerjakan itu juga dari pusat melalui APBN ini juga harapannya bulan Juni 2020 akan selesai di bangun.

“Saya sudah sampaikan kepada penanggung jawab proyek di sana agar di upayakan untuk bisa selesai lebih cepat,” kata Suwarno kepada wartawan di sekertariat Popnas dan Pepapernas, Selasa 9 April 2019.

Dijelaskan Suwarno dalam kunjungan ke venue menembak yang menggunakan dana APBD dan melihat langsung harapannya akan selesai pada bulan Desember tahun 2019 ini. Begitu juga tadi kita melihat ke lapangan Sofftball dan Base Ball yang ada di Uncen harapannya bisa selesai pada tahun ini. Kemudian lapangan Volly Indoor dan Volly pasir harapan kami bisa selesai desember tahun ini.

“Jadi paling lambat dari semua yang disiapkan bisa selesai dan rampung semuanya Juni 2020 dengan harapan masing-masing akan di lakukan percepatan. Kami belajar dari pembangunan Stadion Papua Bangkit semesetinya akan selesai pada tanggal 28 Desember 2018 dan hari ini kita dapat informasi 97 persen,” tuturnya.

Harapan kami venue yang ada dan sedang di kerjakan bisa selesai pada tahun 2019 ini. Paling lambat semua bisa selesai pada bulan Juni 2020.

Kalau di lihat dengan permasalahan teknis semuanya harus selesai dulu baru kita bisa untuk membangun joging track juga penataan rumput sehingga tidak dihitung dengan masalah teknis seperti sehingga tidak terjadi keterlambaran. Sekarang terhambatnya stadion tidak berpengaruh kepada penyelenggaraan PON karena waktunya masih ada.

“Kami mempunyai kekawatiran kalau ini berlaku sama kepada pembangunan venue dengan selesai nanti pada bulan Juni tahun 2020 dan terjadi keterlambatan pasti akan terpengaruh kepada persiapan PON. Sehingga harapannya usahakan dari masing-masing yang sudah dalam proses pembangunan saat ini untuk lebih cepat dari pada rencana,” bebernya.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Daud Ngabalin mengatakan jadi tim KONI pusat ke Jayapura ini adalah dalam rangka menghadiri undangan Gubernur terkait dengan diskusi olahraga menuju sukes PON 2020 Pepaparnas XVI tahun 2020.

“Pada kesempatan yang sama, kiranya bukan mereka katakan bahwa kalau hanya diskusi saja adalah sesuatu yang belum lengkap sehingga dari mereka minta kunjungan terhadap kesiapan venue-venue yang di bangun melalui anggaran yang bersumber dari APBN maupun APBD,” tuturnya.

Hari ini mereka sudah melakukan kunjungan mulai dari doyo, uncen dan beberapa venue lainnya. (get)

banner
Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed