oleh

Pemerintah Tak Bedakan Aliran Kepercayaan Beragama

Wamena (KT) – Sebagai pelayan bagi seluruh masyarakat yang ada di Seluruh Wilayah Kabupaten Jayawijaya, Pemerintah tidak boleh melakukan tindakan atau sampai membedakan aliran kepercayaan dalam Agama apapun.

Penegasan itu disampaikan Bupati Kabupaten Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE.M.Si usai meletakan batu pertama pembangunan Gedung Gereja Jemaat Betel Bolakme Klasis Munak Kabupaten Jayawijaya, Selasa (9/4/2019).

Dirinya sebagai Bupati meminta kepada seluruh jajaran pemerintah yang ada di Wilayah Kabupaten Jayawijaya hingga sampai ke tingkat distrik dan kampung untuk tidak membedakan aliran kepercayaan dalam agama apapun.

“Mulai dari saya Bupati dan Wakil Bupati sampai aparat pemerintah yang ada di Kampung untuk tidak boleh membedakan agama apapun,” kata Bupati Banua.

Menurut Bupati, sebagai pemerintah harus memiliki tanggungjawab untuk setia melayani masyarakatnya tanpa membedakan aliran kepercayaan agama yang dianut.

“Kami melaksankan tugas pemerintah berarti kita harus melakukan pelayanan kepada siapapun dan harus melihat itu semua,” ungkap Bupati Banua.
Terkati hal ini, dirinya beraharap dan berpesan kepada seluruh kepala distrik dan kepala kampung yang ada di Kaupaten Jayawijaya untuk tidak membedakan aliran kepercayaan dalam agama, melainkan harus menjalankan tugas dan tanggungjawabnya sebagai pemerintah dalam memberikan pelayanan yang baik kepada seluruh masyarakat.

Diakui, pemerintah Kabupaten Jayawijaya adalah salah satu Kabupaten Jayawijaya yang telah menndapatkan pengharagaan khusus pengharagaan dalam menjaga kerukunan agama di Wilayah Kabupaten Jayawijaya.(NP)

Bagikan :

News Feed