oleh

15 Murid Di Mamberamo Raya Tidak Ikut UN

Wamena (KT) – Ketua Panitia Umum Pelaksanaan Ujian Nasional Provinsi Papua, Laorens Wantik memastikan, sebanyak 15 Murid yang saat ini dukuk di bangku sekolah SMP Negeri Burmeso Kabupaten Mamberamo Raya tidak mengikuti pelaksanaan Ujian Nasonal Serentak tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Menurutnya, hal ini dikarenakan belum adanya kepastian dari pihak sekolah untuk mengikutsertakan 15 Murid SMP asal sekolah itu untuk dapat mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP.

“Mamberamo raya yang ada masalah, tidak ikut ujian nasional, dan hanya satu sekolah,” ungkap Laorens Wantik, Selasa (23/4/2019) saat di temui di Wamena Kabupaten Jayawijaya.

Dijelaskan, tidak diikutkannya 15 Murid itu dalam pelaksanaan UN tingkat SMP dikarenakan belum dimasukannya atau pendaftaran siswa di Dapodik.

“Ini tidak bisa input ditengah jalan karena untuk BPOK dan Dapodik itu tidak selalu dibuka untuk mengisi data,” ungkap Laorens.

Laorens memastikan kembali, adanya ketidakpastian dan keraguan dari sekolah tersebut, sehingga 15 murid asal SMP Negeri Burmeso tidak bisa mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional.

Terkait solusi ujian susulan bagi 15 Murid itu, Kata Laorens, semua harus dikoordinasikan ulang hingga kementerian pendidikan, namun dengan kejadian itu, tentunya 15 Murid tersebut terpaksa harus mengulang dan menungu hingga tahun depan agar dapat mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional.

“Kalau murid sudah terdaftar itu pasti ada solusinya dengan bergabung dengan sekolah lain, tetapi kalau tidak terdaftar itu pasti mengulang ditahun depan,” ungkap Laorens.(NP)

Bagikan :

News Feed