oleh

Enam Bulan Polda Papua Terima 716 Laporan Kehilangan Motor

JAYAPURA (KT) – Polda Papua merilis adanya 716 unit sepeda motor yang dilaporkan hilang oleh masyarakat wilayah jajaran Polda sejak Januari hingga Juni 2019. Fakta ini berdasarkan data refleksi semester I yang dipaparkan Kapolda Papua Irjen Rudolf Ronald Rodja, belum lama ini.

Juru Bicara Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengungkapkan, trend angka kasus pencurian kendaraan bermotor di tahun 2019 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Dimana semester pertama tahun 2018 kasus curanmor mencapai hingga 1.049 laporan.

“Untuk kasus curanmor pada semester pertama mengalami penurunan yakni 333 kasus atau 32 persen dibandingkan tahun kemarin,” kata Kamal, Jumat (5/7/2019).

Sementara angka penyelesaian kasus curanmor di tahun 2019 mengalami hasil cukup baik dibandingkan tahun sebelumnya, dimana saat ini ada 95 kasus yang terselesaikan dari total 716 laporan kehilangan.

Menurut Kamal, kasus pencurian kendaraan bermotor di Papua masuk dalam kategori kejahatan konvensional menonjol –sama halnya seperti kasus curas, penganiayaan , serta pengeroyokan. Namun, kasus curanmor sendiri menjadi atensi Polda Papua serta Polres jajaran.

“Curanmor di Papua menjadi perhatian serius bagi kami serta Polres jajaran, namun bukan hanya polisi saja yang punya tanggung jawab melainkan pemilik motor pun punya hal yang sama yakni meningkatkan kewaspadaan dengan meningkatkan safety kendaraannya sendiri,” ujarnya.

Kombes Kamal membeberkan jika ada kaitannya antara curanmor dan narkoba, dimana motor hasil kejahatan rata-rata di barter untuk mendapatkan ganja dari negara Papua Nugini, oleh para pelaku. Ironisnya, para pelaku curanmor yang berhasil ditangkap merupakan generasi milenial atau usia produktif.

“Peta pelaku dominan pemakai ganja bahkan pengedar ganja. Hasil kejahatannya ada yang dibarter langsung di PNG bahkan dijual ke penadah lalu uang dipakai untuk membeli ganja,” tukasnya. (Ara)

Bagikan :

News Feed