oleh

Pembayaran Tanah di Toraja Utara Rampung, Gereja GIDI Siap Dibangun

RANTEPAO-Perhatian terus diberikan Pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah (Mamteng) yang dipercayakan Wilayah Bogo Gereja GIDI untuk menunjang pelayanan di Sulawesi dan Kalimantan.

Salah satunya adalah, melakukan pembayaran tanah untuk kepentingan pembangunan gereja bagi jemaat Filadelfia di Kecamatan Bolu Talunglimpu Kabupaten Toraja Utara.
Pembayaran tanah untuk pembangunan gedung gereja itu, diserahkan secara langsung Bupati Ricky Ham Pagawak, SH,MSi kepada pemilik tanah. Sekaligus penyerahan sertifikat dari pemiliki tanah kepada Wakil Ketua Klasis Bogo gembala Pontias Pagawak gereja sementara Jemaat Filadelfia, Jumat (5/7/2019)
Penyerahan itu, disaksikan jemaat setempat, kepala-kepala kampung dari Mamberamo Tengah dan mahasiswa-mahasiswa asal Papua yang menuntut ilmu di Toraja Selatan, Utara dan Kota Palapo.

Bupati Ricky Ham Pagawak mengatakan, pembelian tanah ini seluas 25 x 40 meter dilakukan agar jemaat dengan jumlah 40 orang yang notabene adalah orang asli Toraja bisa beribadah di gereja yang representatif.

“Jemaat Filadelfia di Kecamatan Bolu Talunglimpu Kabupaten Toraja Utara sudah ada sejak dua tahun lalu, selama ini mereka beribadah di rumah, maka kami mengambil langkah untuk membeli tanah agar bisa dibangun gereja permanen,”ujarnya.
Menurut bupati yang dikenal dengan sapaan RHP ini, tanah ini seharga satu miliar lima ratus juta rupiah. Sumber dana sendiri berasal bantuan kampung yang diberikan para kepala kampung yang ada di Kabupaten Mamberamo Tengah.

“Para kepala kampung ini sangat luar biasa dalam melihat pekerjaan Tuhan yang ada ini, sehingga ambil bagian dengam memberikan bantuan,” ucapnya.

Bupati dua periode ini menegaskan, bantuan pembangunan gereja dari kepala-kepala kampung tidak menyalahi aturan, sebab dalam pengajuan program kerja dalam APBD kampung memang ada bantuan untuk pelayanan gereja.”Bantuan itulah yang dikumpulkan untuk membayar tanah gereja,”katanya.

Masih menurut bupati mengatakan, untuk proses pembangunan dari awal sampai dengan penyerahan kunci gedung gereja akan dikerjakan Ikatan Keluarga Toraja yang ada di Kabupaten Mamberamo Tengah.
“Mereka (IKT-red) sudah berjanji kepada pemerintah dan gereja bahwa, mereka yang akan mengerjakan sampai selesai, dan setekah itu, tinggal menyerahkan kunci saja untuk digunakan,” katanya. Rencananya pengerjaan gedung gereja ini akan dimulai pada bulan September mendatang.

Setelah menyerahkan dana kepada pemilik tanah, bupati bersama rombongan melihat lokasi pembangunan gereja yang berjarak 20 meter dari gereja sementara.

Bupati mengaku, selain pembahasan lahan untuk pembangunan gereja di Toraja Utara, beberapa pekan sebelumnya dilakukan juga hal yang sama di Pontianak Kalimantan Barat. Lahan yang dibeli luas tanah 20 x 100 meter dengan harga Rp895.000.000. “Pembelian lahan ini bersumber dari bantuan pemerintah,” ujarnya.

Sementara tahun lalu, juga sudah dibeli lahan untuk kepentingan yang sama di Dusun Sendago, Kecamatan Meranti Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Di tempat ini, saat ini dalam pematangan lahan.

“Saya berharap tahun depan pembangunan gereja di dua provinsi ini bisa selesai, sehingga bisa diresmikan dan dapat digunakan jemaat untuk beribadah,” imbuhnya. (FRM)

Bagikan :

News Feed