oleh

Marthin : Pemda Sudah Alokasikan Dana Untuk Data Anak Jalanan

Wamena (KT) – Pemerintah Kabupaten telah mengalokasikan dana kepada Dinas Sosial untuk dipergunakan mendata anak-anak jalanan yang ada di Kabupaten Jayawijaya.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya Marthin Yogobi, SH.M.Hum, usai membuka kegiatan Bimbingan Teknis Aksi Konvergensi Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (Stunting) di Aula Bapeda Kantor Bupati Kabupaten Jayawijaya, Selasa (9/7/2019).

“Kami sudah anggarkan di dinas Sosial untuk melakukan pendataan,” ungkap Wabup Jayawijaya.
Diakui Wabup Marthin, Anak jalanan di Kabupaten Jayawijaya memang sangat banyak, karena Kabupaten Jayawijaya merupakan mata jalan dari semua Kabupaten yang ada di Pegunungan Tengah terutama bagi Kabupaten yang sudah bisa menggunakan jalan darat.

Terkait hal ini, sangat berdampak terhadap berkumpulnya anak-anak jalanan dari Kabupaten lain di Kabupaten Jayawijaya, sehingga banyak terlihat anak-anak jalanan ada di dialam Kota Wamena.

Dijelaskan, dengan dana yang ada, dinas Sosial Kabupaten Jayawijaya akan turun kelapangan dan melakukan data setiap anak yang selama hidup dijalan, dengan tujuan untuk mengetahui tempat tinggalnya, asal daerah serta keberadaan orang tua mereka.

“Kalau bicara anak jalanan itu, Konsep sosialnya beda, karena yang namanya anak jalanan itu mereka yang berada di jalanan selama 1 x 24 jam, dan mereka ini tidak berada dalam kelompok atau organisasi manapun ataupun keluarga,” kata Wabup Marthin.

Kata Wabup Marthin, yang namanya anak jalan itu adalah mereka yang selalu berada dijalanan selama 1×24 jam.
“Kalau disini itu sangat sulit kita bilang mereka anak jalanan, karena mereka itu pasti ada keluarga, sekalipun dia dari kabupaten pemekaran,” ungkap Wabup Marthin.

Terkait anak jalanan yang ada di Kabupaten Jayawijaya, Wabup Marthin memastikan telah membicarakan masalah itu dengan Bupati dan Sekda Kabupaten Pemekaran.

Dengan tujuan agar ada kerjasama guna melakukan pendataan asal-usul keberadaan anak jalanan di Kota Wamena Kabupaten Jayawijaya.

“Kalau memang ada anak usia sekolah, kami akan kembalikan mereka ke keluarganya,” jelas Wabup Marthin.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Lanny Jaya, Christian Sohilait mengharapkan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dapat melakukan pendataan.

“Kita dapat data dari gereja, tetapi untuk penyebarannya teman-teman dari Jayawijaya lakukan pendataan dahulu,” ungkap Sekda Kabupaten Lanny Jaya.

Menurutnya, setelah Jayawijaya memiliki data penyebaran keberadaan anak jalanan di Kota Wamena, barulah mengundang Kabupaten Pemekaran untuk mendiskusi dan mencari solusi yang terbaik bagi anak-anak jalanan ini.(NP)

Bagikan :

News Feed