oleh

Asrama Nayak Jangan Dijadikan Rumah Singgah

Wamena (KT) – Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua SE, M.Si mengingatkan para mahasiswa untuk menggunakan fasilitas yang dibangun pemerintah daerah untuk pendidikan, jangan jadikan asrama untuk melakukan aktifitas diluar akademis atau sampai dijadikan rumah singgah.

Hal ini disampaikan pada peresmian Asrama Nayak Abepura, Senin (22/07/2019).

“Fasilitas yang kita bangun ini gunakan untuk belajar jangan gunakan dengan hal-hal diluar itu,” ungkap Jhon Banua.

Ia juga menyinggung agar mahasiswa jangan terlibat aksi-aksi demo, tetapi dapat menyampaikan aspirasi dengan lebih santun kepada pemerintah daerah.

Dirinya berharap asrama ini nantinya dapat digunakan oleh para mahasiswa yang benar-benar sedang menempuh pendidikan.

“Kami nanti akan meninjau mahasiswa di seluruh kota studi yang ada agar lebih tertib,” katanya.

Pada kesempatan itu bupati juga mengingatkan mahasiswa-mahasiswi untuk jauhi miras, dirinya tidak ingin ada mahasiswa Jayawijaya yang kembali bukan membawa gelar sarjana tetapi membawa jenasah akibar miras.

Bupati juga menekankan kepada OPD terkait agar selalu mengakomodir bantuan bahan makanan yang telah dianggarkan pemda.

“Untuk bantuan beras selama ini sudah kita anggarkan dan saya juga mau OPD jangan tunggu adik-adik demo baru realisasi,” ujarnya.

Rehap Asrama Nayak Kamkey, Distrik Abepura dilakukan selama kurang lebih tiga tahun anggaran dengan total kurang lebih 8 milyard.

Dalam gedung baru asrama ini terdapat 42 kamar yang mampu menampung 100 lebih mahasiswa.

Asrama mahasiswa ini nantinya akan diawasi langsung oleh pengawas yang telah ditunjuk pemda Jayawijaya.

“Setiap mahasiswa yang telah wisuda harus keluar dari asrama agar asrama dapat ditempati lagi oleh adik-adik,” pesannya.

Dalam mendukung studi mahasiswa di seluruh kota studi pemda Jayawijaya telah mengalokasikan dana otsus setiap tahun untuk bantuan study akhir. (NP)

Bagikan :

News Feed