oleh

Bupati Nilai Bimtek Sistem Informasi Kepegawaian Sangat Penting Diikuti ASN Pemkab Jayapura

Sentani,(KT)- Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw,SE, M.Si mengungkapkan, bimbingan teknis,( Bimtek) sistem informasi kepegawaian,( E-Lapkin dan SKP) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura dimaksud untuk membekali ASN khususnya dalam menyusun dan memberikan penilain terhadap sasaran kerja pegawai sehingga ASN di Pemkab Jayapura bekerja secara efektif dan efesien dalam rangka memberikan pelayanan khusus di bidang kepegawaian.

“ Oleh sebab itu, Bimtek ini merupakan salah satu upaya guna mewujudkan tata kelola kepegawaian yang baik,” katanya dalam sambutan pada pembukaan kegiatan bimbingan teknis sistem informasi kepegawaian,( E-Lapkin) dan SKP bagi aparatur sipil negara, (ASN) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura yang digelar di aula lantai dua Kantor Bupati Jayapura, Rabu (7/8/2019) siang.

Menurutnya,kinerja ASN di Pemkab Jayapura ini perlu memiliki sistem informasi yang akurat. Karena ini itu, Bimtek ini sangat penting diikuti.

“ Usai mengikuti kegiatan ini, para peserta bimtek kedepan bisa membantu lembaga ini bagaimana penataan kepegawaian yang lebih baik sekaligus memberikan kontribusi yang baik. Apa yang dipelajari sekarang ini bisa dibuatkan dalam pemahaman yang utuh untuk kita bekerja dalam satu team kerja yang kuat,meskipun kita berada dibeberapa OPD namun tetap fokus yang sama untuk bagaimana sistem ini terintegrasi secara baik,” ucap Bupati.

Lanjutnya kegiatan Bimtek ini yang diselenggarakan tak lepas dari badan kepegawaian dan pengembangan SDM Kabupaten Jayapura bekerja sama dengan badan kepegawaian negara kantor regional IX Jayapura guna menerapkan peraturan pemerintah RI nomor. 30 tahun 2019 tentang penilaian kinerja pegawai negeri sipil,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan bimtek, Jhon Hokoyoku, S.IP, M.Si mengatakan dalam laporannya bahwa, memberikan informasi bimtek kepada ASN sehingga bisa bermanfaat dalam penilaian kinerja pegawai.

“ Dampaknya terlaksananya kinerja yang efektif dan efesien sehingga bagi peserta yang berjumlah 112 orang yang terdiri dari 1 orang kasubag kepegawaian dan perantara komputer dari masing-masing perangkat daerah,” katanya. (TOM)

Bagikan :

News Feed