oleh

Merah Putih Berkibar di Dasar Samudera Pasific

JAYAPURA (KT) – Sebanyak 106 penyelam dari berbagai latar belakang profesi mengibarkan bendera merah putih di bawah perairan laut Jayapura, tepatnya di dasar laut Kayu Pulo, Kamis (15/8/2019). Lokasi ini dipilih karena letaknya strategis dan merupakan bagian dari Samudera Pasific.

Upacara pengibaran bendera di kedalaman 10 meter dasar laut ini dipimpin langsung Kapolda Papua, Irjen Pol Rudolf Alberth Rodja. Ini ketiga kalinya upacara pengibaran bendera di bawah laut dilaksakanan oleh Polda Papua, dengan inisiator Direktorat Polisi Perairan.

Hal ini dimaksud untuk memupuk serta menumbuhkan rasa cinta tanah air kepada para generasi muda dalam menyambut peringatan HUT Republik Indonesia ke-74 yang tinggal menghitung hari.

Direktur Polisi Perairan Polda Papua, Kombes Yulius Bambang Karyanto kepada sejumlah wartawan, mengatakan, pengibaran bendera di dasar laut berlangsung aman dengan memakan waktu sekitar 40 menit.

Menurut dia, upacara ini merupakan hal yang unik. Pasalnya, setiap peserta menggunakan perlengkapan selam dan berbaris di dasar laut. Prosesi pengibaran bendera pun berlangsung dengan hikmad, sebagaimana dilaksanakan di darat.

“Hanya saja ada yang perlu kita pertimbangkan mulai dari ketahanan tubuh para penyelam. Namun semuanya sudah kami persiapkan mulai dari tim resque dan medis,” katanya.

Sementara persiapannya kata Kombes Bambang, hanya memerlukan waktu satu minggu. Berbagai komunitas selam seperti Molo dan atlet yang dipersiapkan oleh POSSI (Persatuan Olahraga Selam Selulur Indonesia) untuk mengikuti PON 2020 ikut berpartisipasi dalam upacara ini.

Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Alberth Rodja mengapresiasi Direktorat Polair atas kelancaran prosesi pengibaran bendera.

“Ini merupakan wujud cinta tanah air kita. Bukan hanya di darat tetapi juga di laut. Papua ini punya wilayah perairan laut yang luas sehingga kita perlu mengimplementasikan kecintaan itu,” ujarnya.

Pantauan Kawattimur.com, para penyelam ini terdiri dari kalangan usia remaja dan dewasa. Sebagian berasal dari kalangan atlet persiapan PON, Basarnas, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Darat, serta para medis dari Yayasan Doctor Share yang selama dua tahun memberikan pelayanan gratis kepada masyarakat di pinggiran laut dan danau di Papua. (Ara)

banner
Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed