oleh

BPOM Provinsi Turun Pantau Peredaran Dan Penjualan Kosmetik

Wamena (KT) – Balai Pengawsan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Papua, Kamis (22/8/2019) melakukan pemantauan peredaran dan penjualan Kosmetik yang ada di Kabupaten Jayawijaya.

Pemantauan BPOM Provinsi Papua di Kabupaten Jayawijaya didampingi langsung oleh Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan (Disnakerindag) Kabupaten Jayawijaya.

Pengawas Farmasi dan Makanan (PFM) Ahli Pertama, Rudolf Bonay mengungkapkan, kegaiatan yang dilakukan menjadi tugas rutin BPOM Provinsi dan sudah dilakukan di beberapa Kabupaten yang ada di Papua.

Diakui, kegiatan BPOM tidak hanya untuk pengawasan Obat, namun pengawasan makanan juga, namun untuk saat ini BPOM Papua hanya melakukan pengawasan terhadap Kosmetik yang dijual di Kabupaten Jayawijaya.

Menurutnya, dalam pegawasan yang dilakukan, memang masih ada temuan pihaknya terutama untuk kosmetik, dan sudah ditindaklanjuti dengan pembinaan di tempat mereka berjualan.
Selain itu, beberapa barang yang disita, sudah dibawa ke Jayapura untuk dilakukan sampling dan beberapa barangnya dimusnahkan oleh pemilik.

“Ada pembinaan yang dilakukan terhadap pemilik tetapi kalau masih saja ditemukan hal yang sama maka kami akan mengambil tindakan tegas terhadap pemilik untuk diproses,” kata Rudolf.

Dijelaskan, bahan berbahaya yang terkandung dalam kosmetik diantaranya Hidrokinon dan Mercur serta pewarna pada lipstik.

Untuk hal ini, dirinya berpesan kepada masyarakat Jayawijaya untuk menjadi konsument yang pandai dalam memilih barang jualan terutama Kosmetik, itu artinya masyarakat harus melihak kemasan barang yang ada logo Balai POM.

“Kalau gunakan barang berbahaya pada kosmetik efeknya tidak langsung, namun akan jangka panjang dan merusak kulit bahkan bisa menyebabkan kanker kulit,” ungkap Rudolf.

Untuk memberikan pemahaman, dirinya berharap masyarakat dapat melihat ijin edar pada kemasan barang yang akan dibeli.

Untuk hal itu, pihak BPOM telah melakukan sosialisasi agar masayarakat Jayawijaya dapat melakukan pemeriksaan Menclik terhadap kemasan, lebel, ijin edar yang tertulis ijin edar POM NA

Jika pada kemasan barang tidak ada ijin edar yang bertuliskan POM NA, maka barang tersebut hendaknya tidak usah dibeli.(NP)

Bagikan :

News Feed