oleh

Bupati Ajak Mahasiswa Jayawijaya Tetap Tenang Dan Lanjutkan Studi

Jakarta (KT) – Bupati Kabupaten Jayawijaya, Jhon Richard, SE.M.Si mengajak seluruh Mahasiswa Asal Kabupaten Jayawijaya yang ada di berbagai Kota Studi untuk tetap dan melanjutkan pendidikan.

Ajakan itu disampaikan Bupati Kabupaten Jayawijaya, Kamis (12/9/2019) saat mengunjungi Mahasiswa Papua Asal Kabupaten Jayawijaya di Jengki Gang Kancil RW 003 RT 012 Kelurahan Kebun Pala Kecamatan Makasar Jakarta Timur.

banner banner

Dalam kunjungannya ke Asrama Mahasiswa di Jakarta, Bupati Banua memastikan bahwa dirinya telah memberikan arahan dan pemahaman kepada adik-adik mahasiswa tentang situasi dan Kondisi Papua yang saat ini telah kondusif.

Dengan Kondisi Papua yang sudah membaik, Bupati Banua berharap kepada adik-adik Mahasiswa untuk dapat berpikir positif, sehingga dapat melanjutkan kuliah mereka di Kota Studi masing-masing.

“Tadi saya arahkan dan ceritakan kondisi Papua yang sudah kondusif, jadi saya harap adik-adik bisa berpikir baik untuk pulang atau tidak,” kata Bupati Banua.

Di depan anak-anak Mahasiswa Jayawijaya Kota Studi Jakarta, Dirinya selaku Bupati Jayawijaya berharap kepada adik-adik untuk terus melanjutkan Studinya dengan Baik.

Diakui Bupati, dari pertemuan itu, memang ada permintaan Mahasiswa untuk pulang, namun hal itu dikarenakan adanya kecemasan dari Orang tua mereka terhadap anak-anaknya yang kuliah di luar Papua.

Terkait Berapa banyak Mahasiswa Asal Jayawijaya yang pulang, Bupati Banua mengaku belum menerima laporan resmi terkait berapa banyak jumlah mahasiswa khusus asal Jayawijaya yang sudah pulang, karena sampai saat ini Pemerintah Jayawijaya tidak pernah menghimbau atau sampai mengeluarkan surat untuk memulangkan Mahasiswa Jayawijaya.

“Malah saya berupaya datang ke asrama untuk melihat kondisi mereka serta juga memberikan saran dan masukan kepada adik-adik mahasiswa,” kata Bupati Banua.

Bupati membenarkan memang ada Mahasiswa asal Jayawijaya yang telah pulang, namun laporan resminya belum diterima oleh Pemerintah Jayawijaya.

Bupati Banua juga memastikan, dari kunjungannya ke Asrama Mahasiswa Asal Jayawijaya, Mahasiswa menyampaikan belum merasa nyaman.

Namun dari hasil pertemuan dengan pejabat Papua dan juga Kapolri serta Panglima, telah diperintahkan kepada semua jajaran kepolisian dan TNI yang ada di Indonesia untuk menjaga dan memberikan rasa aman kepada mahasiswa Papua yang tersebar di seluruh Kota Studi di Indonesia.

Selaku Bupati Jayawijaya, dirinya berharap kepada semua Mahasiswa asal Kabupaten Jayawijaya untuk tidak mudah percaya dengan isu-isu yang tidak benar saat ini.

Sementara itu, Ketua Ikatan Keluarga Besar Pelajar Mahasiswa Kabupaten Jayawijaya (IKB-PMKJ) Korwil Kota Jakarta, Imanuel Logo mengakui, pasca kejadian Di Surabaya sangat terasa dan juga berdampak terhadap Mahasiswa Asal Kabupaten Jayawijaya yang berada di Kota Jakarta.

Sehingga beberapa Mahasiswa asal Jayawijaya asal Kota Studi Jakarta ada yang sudah pulang dan sebagian besar masih bertahan di Jakarta.

“Kami sudah ambil surat ijin dan Cuti dari Kampus dan tindaklanjutnya kami akan pulang ke Papua Jayawijaya sampai Kondisi baik baru kami balik lagi atau berfikir hal yang lain seperti itu,” ungkap Imanuel Logo.

Dirinya mengakui, Mahasiswa asal Jayawijaya merasa tertekan psikologisnya, sehingga Mahasiswa Asal Jayawijaya telah sepakat mengambil surat Ijin dan juga cuti dari kampus.

“Kalau sudah kondusif, kami akan balik untuk lanjutkan kami punya Studi,” kata Imanuel Logo.

Dijelaskan, hasil pertemuan dengan Bapak Bupati Kabupaten Jayawijaya tentunya akan dirapatkan dan di diskusikan dengan Mahasiswa Jayawijaya yang ada di Kota Jakarta dan hasilnya akan disampaikan kepada Bupati Jayawijaya.

Diakui, sampai saat ini aktifitas kuliah anak-anak Mahasiswa asal Kota Studi Jayawijaya di Jakarta lumpuh.(NP)

banner banner
Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed