oleh

Deklarasi Damai Papua dari Mimika Digemakan

Jayapura,(KT) –  Deklarasi Damai papua kabupaten Mimika dengan Tema pemerintah kabupaten Mimika, TNI _ Polri dan seluruh Elemen masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh masyarakat, Tokoh Perempuan tokoh Pemuda serta Lembaga Swadaya masyarakat mewujudkan Mimika manjadi Zona Damai dan bermartabat, mempererat tali persaudaraan sesama anak bangsa, mengaktualisasi kehidupan berbineka tunggal ika dalam bingkai NKRI bersatu untuk menjaga dan menyongsong perhelatan Pesparawi dan Pekan Olahraga Nasional 2020 di gemakan di Eme neme Yauware Jalan Budi Utomo Timika Indah, Kamis tanggal 12 September 2019.

Hadir dalam kegiatan yakni personil Badan Intelejen Negara Kolonel Bambang Siswanto, Waka Ops 1 Nemangkawi Kombes Pol Sugeng Suprijianto, Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto, SIK. MH, Danlanal Mimika Letkol Laut (P) Yadi Mulyadi, SE, Dan Satrad 243 Mimika Letkol Adi. S, Kasdim 1710/Mimika Mayor Inf M. Sahirin, para Kabag, Kasat, kasi dan perwira Polres Mimika, Wakil Bupati Kab.Mimika .Johannes Rettob. S. Sis. MM, Sekda Kab. Mimika Drs. Marthen Paiding, M.MT, Ketua Bawaslu Yonas Yanampa, Kepala Imigrasi Kelas II Timika Samuel Jesaya Henock, Ketua Pengadilan Mimika Sony Alfian. SH, Ketua FKUB Mimika bersama anggota, Anggota DPRD Kab.Mimika Luter Wakerwa, Ketua KPU, Vise President PT.Freeport Indonesia Arief NasuhaPerwakilan Paguyuban-Paguyuban, Tokoh adat, Tokoh agama, Tokoh Perempuan dan Tokoh Masyarakat.

banner banner

Kapolres Mimika dalam sambutannya mengatakan pemekaran wilayah yang dibicarakan oleh Bupati terpilih pada saat pelantikan bahwa kita harus mengloriakan agar bisa disetujui pemekaran wilayah menjadi Propinsi Papua Tengah supaya bisa pemerataan SDM. Yang kami harapkan 10 point Deklarasi ini bukan hanya formalitas saja namun kita secara bersama-sama harus melaksanakannya agar Mimika Damai dan aman serta kita harus mempersiapkan diri menghadapi Pesparawi di Kabupaten Mimika yang di Ketuai oleh bapak Wakil Bupati Mimika.

“Kita ketahui bersama telah terjadi aksi demo yang berujung anarkis di Papua dan Papua Barat karena ujaran kebencian namun kita semua sepakat bahwa yang terkait dengan masalah ini mengujar kebencian dari warga sipil maupun aparat keamanan agar di proses hukum sesuai dengan hukum yang berlaku di NKRI ini dan itu sudah dilaksanakan oleh pemerintah NKRI agar kita kembali bersatu tanpa memandang suku, agama dan ras. Kita sudah ketahui bersama sama dalam aksi demo yang berujung anarkis ada penumpang gelap di dalamnya yang menginginkan memisahkan diri dari NKRI yaitu KNPB dan UMWLP. Jadi tugas kita yang ada disini untuk bersama- sama mempertahankan kedamaian ini dalam bingkai NKRI dan mengamalkan Pancasila,”ujar Kapolres.

Wakil Bupati Mimika dalam sambutannya mengatakan bahwa kita disini harus mengetahui ada dua salam khas yang ada di Kabupaten Mimika ini yaitu Amole (untuk amungme) dan Nimau witimi (untuk Kamoro). Setelah Deklarasi ini saya mau ajak kita bersama -sama untuk duduk berdialog dgn seluruh elemen masyarakat agar menjaga Mimika ini aman dan damai.

“Kita mau bilang bahwa seluruh dunia ada di Kabupaten Mimika karena adanya PT.Freeport maka Mimika ini di jadikan barometer oleh sebab itu kita seluruh elemen Pemerintah, TNI-Polri dan masyarakat yang ada di Mimika ini harus bisa menjaga kedamaian agar Mimika kedepan semakin di percaya dunia. Mengenai ade-ade kita atau anak-anak kita yang datang ke Timika karena ada intimidasi oleh individu-individu yang tidak bertanggung jawab, maka itu bapak bupati sudah mengeluarkan stagment agar semua warga mimika yang ada di luar untuk belajar tetap belajar dan yang sudah datang ke Timika segera di kembalikan untuk belajar”.

“Ini baru hari ke 4 saya menjabat dan menghadapi berbagai aspirasi namun saya mau sampaikan disini kita harus saling mengasihi agar segala sesuatu masalah tidak bisa diselesaikan dengan ribut atau amarah namun kita harus menyelesaikan segala masalah kepala dingin agar Mimika tetap aman dan Damai,”ujar Wakil Bupati.

Pembacaan teks deklarasi damai oleh wakil Bupati Mimika dan diikuti oleh seluruh peserta tamu undangan. Seanjutnya Penandatanganan Deklarasi Damai oleh Forkopimda dan seluruh Tokoh masyarakat.

banner banner
Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed