oleh

Polisi Sapa Warga Via Udara Dengan Topik Damainya Kotaku Jayapura

Jayapura, (KT) –  Polisi Menyap warga Kota Jayapura melalui dialog interaktif dengan topik Damai nya Kota ku di RRI Pro 1 Jayapura, Kamis tanggal 12 September. Narasumber Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav Urbinas bersama Ketua FKUB Kota Jayapura Pdt. Willem Itarr, S.Th, dan Sekertasris FKUB Kota Jayapura Ustad Dr. Eko Siswanto.

Dalam kesempatan itu Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav Urbinas menyampaikan situasi Kota Jayapura dan sekitarnya dalam situasi aman dan kondusif. “Kami dibantu dari BKO Brimob Indonesia telah melaksanakan kegiatan-kegiatan Kepolisian seperti Patroli Dialogis dan Sambang serta Razia diberbagai tempat untuk membuat masyarakat merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas. Untuk kegiatan masyarakat telah berangsur lancar semua dan aktivitas perkantoran dan sekolah sudah mulai aktif kembali seperti biasa,”ungkapnya.

banner banner

Kehadiran Polisi dijalan-jalan bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman Pasca Demo Anarkis yang terjadi pada 29 Agustus 2019 sehingga tidak ada lagi kelompok-kelompok atau perkumpulan orang yang ingin berbuat tindakan yang akan melanggar hukum. Terkait dengan situasi saat ini kami berfokus untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Ketua FKUB Kota Jayapura Pdt. Willem Itarr, S.Th mengatakan kami dari FKUB Kota Jayapura terus melakukan pertemuan dari beberapa tokoh, pimpinan Paguyuban dan petinggi agama untuk mencari solusi dan bertukar pendapat untuk kesejahteraan masyarakat Kota Jayapura. Dan kami sangat mengapresiasi Kepolisian dalam hal ini Polda Papua dan BKO Brimob Indonesia yang mengemban tugas Negara menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap aman dan kondusif.

Selaku Ketua FKUB Kota Jayapura dan Pimpinan Agama merasa sangat aman dan senang dengan kehadiran Polisi di tempat-tempat ibadah, kami merasa terjaga dan nyaman pada saat akan melaksanakan Ibadah. Kami Sepakat dari Para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat untuk menjaga tanah Papua khususnya kota Jayapura agar tetap aman dan kondusif, diharapkan kepada masyarakat untuk tidak terpancing atau percaya pada berita yang belum benar keberadaanya, jangan mudah untuk terprovokasi.

Ustad Dr. Eko Siswanto mengatakan kita sebagai Umat yang beriman untuk selalu menjaga kedamaian, tidak ada satupun Agama yang mengajarkan untuk menebarkan kebencian dan melalukan pertikaian hingga permusuhan. Kita selalu diajarakan untuk saling tolong menolong serta bergotong royong membangun keanekaragaman hingga menjadi sesuatu yang kokoh meskipun berbeda keyakinan dan perbedaan.

Membangun kebersamaan dalam berbagai perbedaan adalah hal yang sangat baik, membangun musyawarah sangat penting dilakukan terhadap sesama agar tercipta suatu komunikasi yang baik untuk menciptkan hal-hal yang positif.

Diakhir dialog kapolres Jayapura Kota mengatakan penegakkan hukum akan tetap dilaksanakan bagi siapa saja yang akan melanggar, terhadap aksi demo anarkis pada tanggal 29 Agustus 2019, Polda Papua bersama BKO Brimob Indonesia dan Polresta Jayapura saat ini masih dalam tahap penyidikan dan penyelidikan terhadap aktor atau orang yang bertanggung jawab di balik demo anarkis di Kota Jayapura. Diharapkan kepada masyarakat Jayapura untuk mari kita bersama sama menolak dan melawan Hoax karena Hoax dapat memecah persatuan kita.

banner banner
Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed