oleh

Kunjungan Ke 3 Kota Studi, Bupati Minta Mahasiswa Jayawijaya Tetap Lanjutkan Kuliah

Surabaya (KT) – Bupati Kabupaten Jayawijaya mengakhiri kunjungannya ke 3 asrama Mahasiswa Asal Kabupaten Jayawijaya di 3 Kota Studi yang ada di Wilayah Indonesia.

Tiga Kota Studi yang dikunjungi Bupati Jayawijaya diantaranya, Kota Studi Makasar, Kota Studi Jakarta dan Kota Studi Surabaya.

banner banner

Dalam kunjungannya ke Kota Studi Surabaya Jumat (13/9/2019), Bupati Kabupaten Jayawijaya, Jhon Richard Banua,SE.M.Si berharap Mahasiswa asal Kabupaten Jayawijaya yang berada di Surabaya dapat menahan diri dan bisa bersabar untuk bisa melanjutkan pendidikan kuliahnya.

Bupati Kabupaten Jayawijaya Saat Mengunjungi Mahasiswa Asal Kabupaten Jayawijaya di Asrama Mahasiswa Surabaya

Bupati Jayawijaya sendiri melakukan Kunjungannya ke Asrama Jayawijaya di Jalan KH. Ahmad Dahlan, Keputih Perintis III Nomor 7 Kelurahan Keputih Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya Jawa Timur.

Dalam kunjungan itu, Bupati Kabupaten Jayawijaya mengakui bahwa memang ada Mahasiswa yang sudah pulang, namun sebagian juga masih berada di Asrama Mahasiswa Surabaya.

“Kita berharap kepada adik-adik Mahasiswa di Surabaya supaya dapat melihat situasi kedepan, supaya bagaimana mereka bisa tinggal untuk melanjutkan kuliah, tapi itu juga tergantung mereka sendiri khsusunya di Kota Studi Surabaya,” kata Bupati Banua.

Menurutnya, saat ini jumlah Mahasiswa yang ada di Asrama Mahasiswa Surabaya sebanyak 18 orang dari jumlah keseluruhan sebanyak 60 an lebih.

Dirinya berharap, jumlah mahasiswa yang saat ini tinggal 18 orang dapat bertahan di Surabaya untuk bisa melanjutkan pendidikannya.

Dijelaskan Bupati Banua, dari hasil diskusi yang dilakukannya dengan Anak-anak Mahasiswa Surabaya, pada dasarnya anak-anak masih trauma.

Namun dengan pertemuan yang dilakukan ini, dirinya kembali berharap ada ketenangan dari anak-anak Mahasiswa Asal Jayawijaya untuk tidak pulang.

“Saya juga minta, anak-anak Mahasiswa jangan mendengarkan isu yang sembarangan, tetapi harus mencari kebenaran yang pasti dari informasi yang diterima sehingga tidak muda terpancing,” kata Bupati Banua.

Diakui Bupati Banua, Untuk saat ini kondisi Papua sudah mulai kondusif, terlebih juga dengan Kondisi di Kabupaten Jayawijaya.

Karena proses jalan pemerintahan, pendidikan dan kesehatan serta aktifitas masyarakat sudah berjalan dengan baik.

Selain memberikan arahan kepada adik-adik Mahasiswa Surabaya, Bupati juga akan melakukan renovasi dan perbaikan asrama Mahasiswa yang ada di Surabaya.

“kunjungan saya ke Surabaya sudah tepat, untuk melihat keadaan Mahasiswa dan tempat yang mereka tinggal,” kata Bupati Banua.

Dirinya mengakui, selaku kepala pemerintahan di Kabupaten Jayawijaya, dirinya akan berupaya untuk melihat kebutuhan adik-adik Mahasiswa dalam hal ini fasilitas bangunan dan fasilitas lainnya.

Sementara itu, Salah seorang perwakilan Mahasiswa Jayawijaya, Acu Jikwa mengakui masih trauma dan tertekan dengan kejadian yang terjadi di Surabaya.

Diakui, dari jumlah mahasiswa Jayawijaya yang ada sebanyak 60 an lebih, sebagian mahasiswa sudah memilih pulang ke Papua.

Sedangkan untuk yang masih bertahan di Surabaya, lebih memilih untuk mengambil surat Cuti, bahkan dirinya sudah tidak lagi berkuliah.

Untuk diketahui, Bupati Kabupaten Jayawijaya akan melanjutkan kunjungannya ke Asrama Jayawijaya lainnya di Beberapa Kota Studi di NKRI, namun untuk sementara Bupati Jayawijaya akan pulang ke Kabupaten Jayawijaya guna menghadiri HUT Perhubungan RI.(NP)

banner banner
Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed