oleh

Papua Corruption Watch Bantu Pemerintah Awasi dan Edukasi Penggunaan Dana di Papua

JAYAPURA (KT) – Founder Papua Corruption Watch (PCW) , Muhammad Rifai Darus, SH mengatakan PCW turut melakukan pengawasan dan memberi edukasi terhadap penggunaan dana desa yang ada di Provinsi Papua. Tindaka PCW ini dalam rangka menekan indikasi penyalahgunaan dana desa yang sangat rawan prakter kurupsi.

Kepada Wartawan di salah satu kawasan ruko di Kota Jayapura, Rifai Darus mengatakan sejak tahun 2015 hingga semester awal tahun 2018 tercatat sebanyak 181 kasus dana desa dengan nilai kerugian mencapai Rp40,6 Miliar. Dimana indikasi permainan terhadap dana tersebut didominasi saat tahapan perencanaan dan pencairan.

banner banner

“Jadi PCW menilai dengan banyaknya indikasi tersebut maka diperlukan suatu pengawasan serta edukasi kepada pihak-pihak yang berkompeten dalam pelaksanaan dana ini di lapangan, agar tidak terjadi kesalahan penggunaan ataupun penyelewenangan,” kata Rivai

Ia mengatakan tujuan di turunkannya dana desa di seluruh Indonesia sangatlah jelas, yakni untuk membiayai pembangunan infrastruktur fisik, sarana ekonomi, social dan meningkatkan kemampuan berusaha bagi masyarakat desa. “ Jadi intinya adalah dana desa ini untuk mengurangi jumlah penduduk miskin, kesenjangan antara kota dan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan,” katanya.

Rivai Darus mengatakan, untuk Papua sendiri, PCW melihat potensi terjadinya penyalahgunaan terhadap dana desa ini sangat besar, sehingga perlu di lakukan upaya pencegahan untuk memperbaiki system dan melahirkan pembangunan desa secara berkesinambungan.

“ Nah untuk di Papua sendiri dalam rangka menekan korupsi dengan melihat implementasi UU Otsus dan UU Desa maka PCW akan turut serta memberi edukasi dalam beragam bentuk, mulai dari pelatihan, bimtek, seminar kepada para aparatur desa agar lebih hati-hati, transparan dan akuntabel dalam menggunakan dana desa ini,” jelas Rivai. (TA)

banner banner
Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed