oleh

Polisi Gelar Operasi Non Yustisi KTP-EL di APO Kali Jayapura Utara

Jayapura Kota, (KT) – Sebanyak 30 personil Polres Jayapura Kota yang dipimpin oleh KBO Satuan Sabhara Iptu Dadang mengamankan Operasi Non Yustisi KTP-EL yang diselenggarakan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Jayapura bertempat di Lapangan Tenis APO Kali Kelurahan Bhayangkara Distrik Jayapura Utara, Sabtu (14/9)

Turut hadiri dalam kegiatan tersebut Wakil Walikota Jayapura Ir. Rustan Saru, MM, Kasat Pol PP Kota Jayapura Mukin Ningkeula, Ka Distrik Jayapura Utara Adam Soleman Rumbiak, S. PAK, Lurah Bhayangkara D. Ronald Jouwe.

Tujuan dari pelaksanaan operasi Non Yustisi dan pendataan penduduk Non Permanen adalah mewujudkan dokumen adminstrasi kependudukan dan pencatatan Sipil sehingga warga masyarakat memiliki rasa tanggung jawab terhadapa dokumen kependudukan dan untuk menertibkan dokumen sehingga penduduk yang ada dikota Jayapura tercatat dalam data base Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Jayapura.

Wakil Walikota Jayapura Ir. Rustan Saru, MM mengatakan kegiatan ini untuk mengatakan administrasi kependudukan dikota jayapura, untuk itu saya harapkan kepada masyarakat harus mampu melengkapi segala bentuk administrasi kependudukan sebagai warga masyarakat kota jayapura.

Polisi Gelar Operasi Non Yustisi KTP-EL di APO Kali Jayapura Utara

“Kita berada ditempat ini merupakan suatu tugas negara, bahwa semua warga negara wajib mempunyai data kependudukan berupa KTP bagi warga penduduk permanen dan Non permanen dikota jayapura, kewajiban operasi ini untuk mengetahui penduduk kota jayapura yang belum mempunyai KTP-EL,” ujar Wakil Walikota.

“Banyak penduduk Non permanen yang tinggal di kota jayapura belum didatakan, untuk itu saya telah minta kepada Kepala Dinas Dukcapil agar segera didatakan dan kalau ditemukan adanya pelanggaran saya minta lngsung ditindak saja, supaya ada efek jera terhadap yang bersangkutan,” Tegasnya.

Rustan Saru meminta agar RW/RT setempat, apabila ad warga baru yang datang dikota jayapura tolong dicek surat keterangan pindah dari tempat asal supaya kita mengetahui asal usul orang tersebut.

“Kemarin telah terjadi demo damai tetapi berakhir anarkis, banyak masyarakat yang terkena dampak aksi tersebut, untuk itu saya menghimbau kepada seluruh masyarakat kota jayapura untuk menjaga toleransi antar kehidupan bermasyarakat dan jangan langsung percaya pada berita hoax,”imbuh Wakil Walikota.

Adapun hasil dari operasi tersebut diantara perekaman E-KTP sebanyak 29 orang, pengurusan Kartu Keluarga 33 Orang, pengurusan surat keterangan 8 orang, pengurusan E-Waniambe 45 orang, pengurusan kartu Identitas anak 86 orang dan pengurusan akta capil 20 orang.

Bagikan :

News Feed