oleh

Besok, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian di Ketinggian 14.200 Kaki

TIMIKA (KT) – Tim SAR gabungan menghentikan sementara upaya pencarian terhadap pesawat Twin Otter PK-CDC6 Seri 400 yang hilang kontak pada Rabu (18/9/2019) dalam penerbangan dari Timika menuju Ilaga, dan akan dilanjutkan pada Jumat (20/9/2019) besok di ketinggian 14.200 kaki.

Pada upaya pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan sejak Kamis (19/9/2019) pagi tadi dilakukan sebanyak lima kali penerbangan dengan menyisir lokasi titik terakhir pesawat Twin Otter yang dilaporkan hilang kontak (Lost contact) maupun di arah utaran dan selatan lokasi yang diduga titik lost kontak namun tidak membuahkan hasil.

Pada pencarian tersebut, Markas Besar TNI Angkatan Udara mengerahkan pesawat CN-235 yakni pesawat angkut Fixed Wing kelas menengah untuk membantu proses pencarian maupun evakuasi setelah pesawat ditemukan.

Dimana, pesawat tersebut dilengkapi dengan kamera pemantau yang dapat memudahkan proses pencarian dari ketinggian di lokasi terakhir pesawat hilang kontak.

“Dari lima kegiatan hari ini belum ditemukan sehingga tim SAR melakukan koordinasi untuk menentukan titik utama yang menjadi sasaran pencarian di koordinat yakni 04 derajat, 10.65 menit arah selatan, tepatnya di jarak 37 nitokal mile, 56 derjat arah utara,” kata Danlanud Yohanis Kapiyau Timika, Letkol Pnb Sugeng Sugiarto dalam memberikan keterangan kepada wartawan usai menutup upaya pencarian di hari kedua itu.

Dijelaskan, kegiatan penerbangan lima kali dilakukan yakni pertama dilaksanakan dengan menggunakan pesawat Twin Otter PK-CDJ pada pukul 06.15 WIT di ketingian 14.200 kaki, kemudian menggunakan Helikopter Caracal dari TNI AU ke area Jila dan sekitarnya. Ketiga, menggunakan pesawat Twin Otter dari PT Carpediem Aviasi Mandiri. hingga ke arah utara di jila dan empat pesawat susi air dan yang kelima pesawat Twin Otter milik Carpediem.

“Titik ini terbaca di spider trak yang terbaca di pabrik pesawat maupun di meskapai dari titik ini diperikarana jarak lima mile disebelah terjadinya los kontak berada di ketinggian 14.200 sehingag di titik tebing itu jadi titik pencarian yang utama. Besok, pertama pesawat susi air pukul 05 30 WIT kemudian oleh CN 235 pukul 06.30 WIT dan kemudian yang keempat pesawat Twin Otter take off 07.15 WIT,” jelas Danlanud.

“Teknis lama perjalanan 15 menit bertolak dari Bandara Mozes Kilangin Timika kemudian melakukan penyisiran dan pencarian selama 30 menit, kemudian kembali ke bandara dan dilakukan secara bergantian kerena kondisi cuaca di timika cepat berubah sehingga kegiatan lebih di optimalkan,” ujarnya menambahkan. (AWA)

Bagikan :

News Feed