oleh

Gereja Advent Pelopori Kegiatan Anti Kekerasan, Seks Bebas Dan Narkoba

Wamena (KT) – Gereja Advent Masehi Hari Ke-7 Wamena mempelopori kegiatan Anti kekerasan, Anti Seks Bebas dan Anti Narkoba.

Kegiatan itu sendiri dilakukan di Wamena, Jumat (20/9/2019) melalui sebuah kegiatan jalan santai bersama yang dirangkaikan dengan membagikan Stiker-stiker Anti kekerasan, Anti Seks Bebas dan Anti Narkoba kepada warga masyarakat Jayawijaya.

Dalam kegiatan itu, diikuti langsung oleh 200 jemaat Advent yang ada di Kabupaten Jayawijaya serta kepedulian simpatisan Anti kekerasan, Anti Seks Bebas dan Anti Narkoba.

Foto Bersama Usai Kegiatan Deklrasi anti Seks Bebas, Narkoba dan Juga Tindak Kekerasan

Ketua Panitia dan juga Koordinator Master Guide Wilayah GMAHK Jayawijaya Erna Septenno Tutupoly mengungkapkan, kegiatan jalan santai yang dirangkaiakan dengan pembagian Stiker Anti kekerasan, Anti Seks Bebas dan Anti Narkoba merupakan salah satu kegiatan dalam rangka memperingati hari Pathfinder (Kepanduan) yang Ke-69.

Dijelaskan, hari Pathfinder (Kepanduan) Sedunia yang Ke-69 akan diperingati pada tanggal 21 September 2019.
“Besok adalah hari puncaknya, tetapi kami sudah awalai dengan dua kegiatan, yaitu seminar dan juga kegiatan jalan santai bersama,” kata Erna.

Diakui, Pawai bersama yang dilakukan jemaat Adven di Kota Wamena guna menyerukan dan mengajak seluruh masyarakat Jayawijaya untuk bersama-sama menolak semua tindak kekerasan, menolak keras Narkoba dan juga menolak keras Seks Bebas.

Diakui, ketiga hal ini adalah sumber dari kejahatan yang harus dihindari oleh siapa saja, terlebih khusus generasi muda yang ada di Kabupaten Jayawijaya.
“Jika hal ini kita biarkan dan tidak dilawan, maka kedepannya anak muda di Jayawijaya mau jadi apa,” kata Erna.

Dalam kegiatan itu, Erna menjelaskan, lebih menitikberatkan kepada peran dan partisipasi Pemuda Jayawijaya, dengan tujuan agar anak-anak muda yang merupakan penerus generasi yang ada dapat memahami dengan benar betapa berbahayanya melakukan tindak kekerasan, Narkoba dan juga seks bebas.

Dirinya berharap, melalui kegiatan yang dilaksankan di Kabupaten Jayawijaya dapat berdampak baik kepada orang-orang muda yang ada di Jayawijaya untuk dapat menjaga diri dan menghindari semua kejahatan yang disebabkan oleh Narkoba, Tiindak kekerasan dan Seks bebas.

Lebih jauh Erna berharap, kegiatan yang dilaksankan tentunya akan berdampak baik dimasa depan, sehingga sangat penting juga adanya keterlibatan pemerintah dalam hal ini OPD terkati untuk bersama-sama dapat mengkampanyekan hal-hal ini bersama pihak Gereja.

“Kami harap ada keterlibatan OPD dan organisasi Pemuda dan Wanita yang ada di Jayawijaya untuk bersama-sama memerangi tindak kejahatan kekerasan, Narkoba dan juga seks bebeas,” kata Erna.

Diakui, tubuh kita adalah bait Allah, sehingga menjadi keharusan bagi setiap manusia untuk menjaga tubuh kita untuk tetap bersih dari segala hal-hal yang jahat.

“Kalau tibuh jasmani kita sehat, maka mental kita sehat sehingga kita akan jauh dari segala hal yang buruk yang dapat merusak tubuh kita,” kata Erna.(NP)

Bagikan :

News Feed