oleh

Oknum Kepala Kampung Di Jayawijaya Jadi DPO

Wamena (KT) – Salah satu Oknum Kepala Kampung dari Kabupaten Jayawijaya yang merupakan pelaku kerusuhan 23 September lalu saat ini masih menjadi target Daftar Pencarian Orang (DPO) Pihak Kepolisian Polres Jayawijaya.

Kasat Reskrim Polres Jayawijaya, AKP Suheriadi, SH.SIK, Rabu (9/10/2019) memastikan, Oknum kepala Kampung yang menjadi DPO bekerja di Wilayah Pemerintah Kabupaten Jayawijaya.

“Ada satu DPO yang merupakan aparat pemerintah dalam hal ini kepala kampung di Jayawijaya,” kata Kasat Reskrim Polres Jayawijaya.

Para Tersangka Kerusuhan 23 September Lalu

Menurutnya, Kepolisian belum dapat membongkar siapa inisial pelaku dan juga nama kampung dan distrik tempat Oknum Kepala Kampung ini bertugas.

Jelas Kasat Reskrim, dari hasil pemeriksaan data-data dan saksi juga rekaman yang ada, Oknum kepala Kampung yang dimaksud terlibat langsung dalam aksi 23 September lalu sebagai aktor yang menggerakan langsung massa aksi untuk melakukan pengrusakan di Pasar Wouma.

Menurut Kasat Reskrim, pihak kepolisian masih menyelediki lebih dalam lagi terkait keterlibatan langsung Oknum Kepala Kampung ini, dan juga terkait adanya kucuran dana untuk mendukung gerakan aksi pada tanggal 23 September 2019 lalu.

Selain Oknum Kepala Kampung yang menjadi DPO Kepolisian, salah satu Mahasiswa yang berkuliah di salah satu Kampus di Wamena menjadi DPO.

Terkait keterlibatan Oknum ASN dan juga aparat Kepala Kampung di lingkungan Pemda Jayawijaya, Pihak Kepolisian telah berkoordinasi dengan Kepala daerah setempat dalam hal ini Bapak Bupati Jayawijaya.

Terkait hal itu juga, sudah ada pernyataan tegas dari Bapak Bupati Kabupaten Jayawijaya tentang adanya keterlibatan Oknum ASN dan aparat kepala kampung.(NP)

Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed