oleh

Bupati Supiori : Penandatanganan NPHD Molor Akibat KPU Ajukan Anggaran Kurang Rasional

BIAK (KT) – Pemerintah Kabupaten Supiori sudah menyiapkan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Kulkas) tahun 2020 mendatang. Namun, anggarannya belum diputuskan. Karena, KPU Supiori mengajukan anggaran yang sangat fantastik alias terlalu tinggi. Hal tersebut mengakibatkan Pemerintah harus memastikan anggaran yang real atau sesuai kebutuhan.

“Karena anggaran yang diajukan KPU terlalu tinggi. Sedangkan untuk naskah penandatanganan sudah kami siapkan. Saya tegaskan, selaku Bupati Supiori sangat siap mendukung pelaksanaan pesta demokrasi Pilkada mendatang. Karena hal tersebut juga menjadi kewajiban dan tanggung jawab saya. Karena untuk memutuskan jumlah anggaran itu, harus berdasarkan indikator,”kata Bupati Supiori, Drs.Jules Warikar,MM kepada Kawattimur.com saat dihubungi via sesular, kamis (10/10).

Adapun jumlah anggaran yang diajukan KPU Supiori kepada Pemerintah yakni sebesar Rp 24 Miliar. Anggaran tersebut dinilai terlalu besar karena Kabupaten Supiori bukan Daerah yang memiliki indikator kesulitan jangkauan. Serta, Supiori memiliki indikator jumlah pemilih yang tidak besar seperti Daerah lain. Bahkan, Bupati, anggaran yang diajukan harus disesuaikan dengan kemampuan Daerah.

Walaupun dirinya tidak mencalonkan diri kembali menjadi Bupati, ia komitmen pelaksanaan Pilkada di Supiori harus berjalan lancar. Bahkan, ia sangat mendukung. Karena, menurutnya dukungan tersebut merupakan bagian dari kewajiban dan tanggung jawabnya selaku Kepala Daerah.

“Setelah adanya tindakan perubahan anggaran atau revisi dari kami, maka anggaran yang akan kami putuskan untuk KPU berkisar 14 Miliar atau 15 Miliar. Tapi, KPU masih minta lagi untuk dinaikan menjadi 19 Miliar. Oleh sebab itu, kami masih pertimbangkan kembali. Jadi, naskah sudah siap, tinggal hanya angka realistis yang kami masukan,”pungkasnya.

Selain itu, ia sudah pastikan bahwa dalam waktu dekat akan putuskan kapan penandatanganan NPHD berlangsung. Karena saat ini pihak penyelenggara Pilkada sedang mengikuti kegiatan Dinas di luar Kota. Serta, pelaksanaan NPHD akan digelar bersamaan dengan Rapat Paripurna DPRD Supiori di Pembahasan Anggaran Perubahan. (Dw)

Bagikan :

News Feed