oleh

Penyaluran Logistik Selesai, Pemda Fokus Pembangunan Fisik

Wamena (KT) – Penyaluran Logistik pasca tanggap druurat di Kabupatenn Jayawijaya sudah di distribusikan untuk kebutuhan warga, sehingga untuk saat ini pemerintah Jayawijaya hanya fokus kepada pembangunan fisik rumah warga yang terdampak kerusuhan 23 September 2019 lalu.

Bupati Kabupaten Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE.M.Si, Kamis (24/10/2019) memastikan bahwa untuk penyaluran logistik sudah dilakukan pada saat tanggap darurat dan perpanjangan masa transisi tanggap darurat.
Sehingga untuk saat ini yang menjad fokus pemerintah Jayawijaya ialah menunggu adanya bantuan kementerian PUPR dan Provinsi Papua untuk rencana pembangunan fisik rumah dan toko milik warga yang terdampak kerusuhan kemarin.
“Untuk bantuan yang berupa logistik sudah kami salurkan semua kami sekarang lagi berkoordinasi dengan kementerian sosial dan PUPR serta Provinsi terkati sering dana untuk pembangunan Fisik rumah warga,” kata Bupati Banua.

Dari informasi yang diterima Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Kementerian PUPR bidang Balai Rumah akan memberikan dan membangun 200 unit rumah khusus bagi warga yang rumahnya terbakar akibat rusuh 23 september kemarin.

Selain itu, bantuan dari dana Stimulan akan digunakan untuk rahab rumah yang mengalami kerusakan akibat dilempar pada saat kerusuhan 23 September lalu.

Terkati siapa saja yang mendapatkan bantuan, Bupati Banua mengakui, pihak pemerintah Jayawijaya sudah melakukan pendataan lengkap terkait kerugian dan kerusakan yang dialamii warga pasca kerusuhan 23 September lalu.

Terkait penyaluran bantuan yang disalurkan Pemerintah Sulawesi Selatan sebesar 1 Miliard, Bupati Kaupaten Jayawijaya mengakui, hingga saat ini 24 Oktober 2019, pemerintah Kabupaten Jayawijaya belum menerima bantuan yang disalurkan pemerintah Sulawesi Selatan.
“Saya sampaikan kepada warga masyarakat di Jayawijaya dan warga KKSS bahwa bantuan yang diberikan oleh

Wakil Gubernur kepada pemerintah Jayawijaya belum masuk sampai sekarang ke Pemerintah Kabupaten Jayawijaya,” kata Bupati Banua.

Menurutnya, hal bantuan yang disalurkan Pemerintah Sulsel harus disampaikan kepada seluruh masyarakat, agar masyarakat Jayawijaya jangan merasa curiga dengan pemerintah Kabupaten Jayawijaya, karena hingga saat ini bantuan yang diberikan simolis oleh pemerintan Sulses belum masuk ke Pemerintah Kabupaten Jayawijaya.(NP)

Bagikan :

News Feed